Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Peran Kecerdasan Buatan: Tingkatkan Efisiensi Pembelajaran di Kampus

badge-check

Jakarta, NusamandiriNews–Pendidikan tinggi terus mengalami transformasi seiring perkembangan teknologi, salah satunya dengan pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem pembelajaran. AI telah terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses belajar-mengajar di perguruan tinggi.

Menurut Arfhan Prasetyo, Ketua Program Studi Informatika Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM), AI dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan interaktif, sehingga membantu mahasiswa memahami materi dengan lebih baik.

Baca juga: Kaprodi Informatika S3 Universitas Nusa Mandiri Ungkap Strategi Sukses Peneliti di Studium Generale

Peran Kecerdasan Buatan

“Salah satu manfaat utama AI dalam pendidikan adalah otomatisasi tugas administratif, seperti koreksi tugas dan analisis hasil belajar, yang memungkinkan dosen lebih fokus pada interaksi langsung dengan mahasiswa,” jelasnya dalam keterangan rilis, Rabu (9/4).

Selain itu, jelas Arfhan, sistem pembelajaran adaptif yang didukung AI mampu menyesuaikan materi berdasarkan kecepatan dan gaya belajar setiap mahasiswa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif.

“AI juga berperan dalam analisis performa akademik, di mana data yang dikumpulkan dapat membantu dosen dalam merancang strategi pengajaran yang lebih tepat sasaran,” katanya.

Baca juga: Prodi Informatika UNM Ajak Mahasiswa Dalami Penerapan Algoritma Prediksi dan Machine Learning

Saat ini, ia menegaskan, kampus harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. AI bukan hanya membantu mahasiswa dalam memahami materi secara lebih efisien, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi dunia kerja berbasis teknologi.

“Oleh karena itu, Universitas Nusa Mandiri terus berupaya mengintegrasikan teknologi AI dalam proses pembelajaran agar mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga inovator di bidang ini. AI bukan sekadar tren, tetapi alat yang akan membentuk masa depan pendidikan. Mahasiswa Informatika harus menjadi bagian dari revolusi ini!,” tutupnya. (UMF)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perpustakaan Masih Sekadar Rak Buku? UNM Jawab Tantangan Digital

21 Januari 2026 - 15:58 WIB

UNM Jawab Tantangan Digital

Bukan Sekadar Scroll, UNM Ajak Gen Z Jadi Profesional Digital

21 Januari 2026 - 14:10 WIB

UNM Ajak Gen Z Jadi Profesional Digital

Gen Z Siap Kerja Digital? UNM Tawarkan Jalur Karier Nyata

21 Januari 2026 - 14:01 WIB

Gen Z Siap Kerja Digital

IPK Tinggi Penting, Tapi Cukup? UNM Ajak Mahasiswa Ubah Cara Belajar

21 Januari 2026 - 12:52 WIB

UNM Ajak Mahasiswa Ubah Cara Belajar

Tak Punya Dana Besar? Kuliah Bisnis Digital UNM Bisa Bayar Bulanan

21 Januari 2026 - 12:40 WIB

Kuliah Bisnis Digital UNM
Sedang Tren di Berita