Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

PKKMB Prodi Ilmu Komputer S2 UNM Ajak Maba Kenali Ragam Penyimpangan Karya Ilmiah

badge-check

Jakarta, NusamandiriNews – Tidak hadir secara langsung, tak mengubah rasa suka cita penyambutan rektor Universitas Nusa Mandiri (UNM) dalam acara PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) secara daring, Sabtu (11/3).

Ditemui secara daring melalui Zoom, Prof Dwiza Riana selaku Rektor UNM memohon maaf karena tidak hadir langsung di tengah-tengah bapak/ibu mahasiswa baru UNM prodi Ilmu Komputer S2.

Baca juga: Universitas Nusa Mandiri Sukses Adakan PKKMB Bagi Mahasiswa S2

“Saya mengucapkan kembali selama datang kepada bapak/ibu semua,” ujar Prof Dwiza, Minggu (11/3).

Tak lupa, ia juga mengucapkan selamat kepada bapak/ibu yang hadir pada acara PKKMB karena telah menjadi mahasiswa prodi Ilmu Komputer S2 di Universitas Nusa Mandiri.

“Kami juga mendoakan semoga bapak/ibu dapat menempuh perkuliahan S2 ini dengan tepat waktu,” tuturnya.

Ia berharap, bapak/ibu bisa mempelajari matakuliah dan keilmuan sesuai bidang atau peminatan.

“Semoga acara PKKMB dan Martikulasi menjadi awalan dan interaksi dengan matakuliah di S2 nanti,” ujarnya.

“Peminatan kami tetap menggunakan kurikulum yang lama, yaitu software engineering, data mining, dan image processing,” katanya.

Lanjutnya, dimulai dari semester 1 sudah bisa melihat-lihat peminatan bapak/ibu ada di mana. Mulailah akrab dengan paper-paper penilitian apalagi dalam bahasa inggris.

Baca juga: Ketua Prodi Ilmu Komputer S2 UNM Beri Pesan Bagi Maba pada Acara PKKMB

“Dalam kesempatan ini, tidak banyak yang saya sampaikan, namun perlu dipahami kita semua, bahwa banyak sekali ditemukan ragam penyimpangan karya ilmiah,” jelasnya.

Ia menambahkan, maka inilah alasan perlunya kampus UNM menyampaikan ragam penyimpangan karya ilmiah melalui penjabaran kasus fabrikasi, falsifikasi, plagiat, kepengarangan tidak sah, konflik kepentingan, dan pengajuan jamak.(ACH)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perpustakaan Masih Sekadar Rak Buku? UNM Jawab Tantangan Digital

21 Januari 2026 - 15:58 WIB

UNM Jawab Tantangan Digital

Bukan Sekadar Scroll, UNM Ajak Gen Z Jadi Profesional Digital

21 Januari 2026 - 14:10 WIB

UNM Ajak Gen Z Jadi Profesional Digital

Gen Z Siap Kerja Digital? UNM Tawarkan Jalur Karier Nyata

21 Januari 2026 - 14:01 WIB

Gen Z Siap Kerja Digital

IPK Tinggi Penting, Tapi Cukup? UNM Ajak Mahasiswa Ubah Cara Belajar

21 Januari 2026 - 12:52 WIB

UNM Ajak Mahasiswa Ubah Cara Belajar

Tak Punya Dana Besar? Kuliah Bisnis Digital UNM Bisa Bayar Bulanan

21 Januari 2026 - 12:40 WIB

Kuliah Bisnis Digital UNM
Sedang Tren di Berita