NusamandiriNews, Jakarta–Memilih jurusan kuliah sering kali membingungkan, apalagi jika bidangnya terdengar mirip. Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul di kalangan siswa SMA/SMK adalah, apa bedanya jurusan Sains Data dan Informatika?
Keduanya memang sama-sama berada di rumpun teknologi dan komputasi. Namun, fokus pembelajaran dan arah kompetensinya memiliki perbedaan yang cukup jelas.
Secara umum, Informatika lebih menitikberatkan pada pengembangan sistem dan perangkat lunak. Mahasiswa mempelajari bagaimana merancang aplikasi, membangun sistem informasi, memahami arsitektur komputer, hingga mengembangkan berbagai solusi berbasis perangkat lunak.
Sains Data vs Informatika
Sementara itu, Sains Data berfokus pada bagaimana mengolah dan menganalisis data untuk menghasilkan insight yang mendukung pengambilan keputusan. Jika Informatika membangun sistemnya, maka Sains Data memanfaatkan data yang dihasilkan sistem tersebut untuk dianalisis lebih lanjut.
Perkembangan artificial intelligence (AI), big data, dan transformasi digital dalam beberapa tahun terakhir membuat kebutuhan akan analis dan ilmuwan data semakin meningkat. Perusahaan tidak hanya membutuhkan aplikasi yang berjalan baik, tetapi juga kemampuan membaca pola data untuk menentukan strategi bisnis.
Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), Tati Mardiana, menjelaskan bahwa perbedaan utama terletak pada orientasi penyelesaian masalah.
“Informatika fokus pada bagaimana membangun sistem dan aplikasi, sedangkan Sains Data berfokus pada bagaimana menganalisis data yang dihasilkan untuk mendukung keputusan yang lebih tepat dan terukur,” ujarnya dalam rilis, Selasa (3/3).
Ia menambahkan, mahasiswa Sains Data dibekali kompetensi matematika, statistika, machine learning, visualisasi data, serta implementasi model analitik ke dalam sistem yang dapat digunakan industri. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek membuat mahasiswa terbiasa menghadapi persoalan nyata.
“Meski berbeda fokus, kedua jurusan ini tetap saling melengkapi di dunia kerja. Di sebuah perusahaan teknologi, lulusan Informatika dapat membangun sistem atau aplikasi, sementara lulusan Sains Data menganalisis data yang dihasilkan sistem tersebut untuk memberikan rekomendasi strategis,” jelasnya.
Ia menambahkan, bagi siswa yang menyukai logika, analisis, dan tertarik memahami pola dari data, Sains Data bisa menjadi pilihan yang tepat. Sementara bagi yang lebih tertarik pada pengembangan aplikasi dan sistem perangkat lunak, Informatika bisa menjadi jalur yang sesuai.
“Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Prodi Sains Data menghadirkan kurikulum adaptif yang selaras dengan kebutuhan industri digital. Lulusan dipersiapkan untuk berkarier sebagai Data Analyst, Data Scientist, maupun Machine Learning Engineer di berbagai sektor,” tegasnya.
Pendaftaran mahasiswa baru Prodi Sains Data UNM telah dibuka. Informasi lengkap mengenai jalur masuk dan proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi https://pmb.nusamandiri.ac.id.










