NusamandiriNews, Jakarta — Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat daya saing lulusannya dengan menggelar Pembekalan/Sosialisasi Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa untuk skema Analis Program (AP) dan Network Administrator Madya (NAM), pada Sabtu (25/4).
Kegiatan yang menghadirkan moderator Duwi Cahya Putri Buani dan narasumber Anggi Oktaviani selaku asesor kompetensi ini bertujuan membekali mahasiswa agar siap menghadapi uji sertifikasi berbasis standar nasional.
Langkah ini menjadi respons atas pesatnya perkembangan industri digital, mulai dari Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, Internet of Things (IoT), hingga Cloud Computing, yang menuntut sumber daya manusia dengan kompetensi terstandar dan siap pakai.
Baca juga:UNM Genjot Sertifikasi MikroTik MTCNA, Mahasiswa Dibekali Skill Jaringan Siap Industri
Siap Tembus Industri Digital?
Dalam pemaparannya, Anggi menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan peluang karier di era global.
“Sertifikasi bukan hanya pengakuan kemampuan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri dan membuka peluang kerja yang lebih luas, terutama dalam persaingan global,” jelasnya.
Sertifikasi ini diselenggarakan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Mahasiswa akan mengikuti uji kompetensi secara objektif di Tempat Uji Kompetensi (TUK) resmi.
Materi yang diujikan mencakup kemampuan teknis seperti pemrograman, analisis sistem, hingga pengelolaan jaringan komputer. Peserta juga dibekali pemahaman teknis penggunaan sistem informasi LSP, mulai dari proses pendaftaran hingga tahapan asesmen.
Sementara itu, Direktur LSP Nusa Mandiri, Sidik, menegaskan pentingnya sertifikasi sebagai bekal utama mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja.
Baca juga:Kejar Sertifikasi Cisco, LSP UNM Bekali Skill Global, Siap Jadi Network Engineer Andal?
“Sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah yang sangat penting. Ini bukan hanya formalitas, tetapi bukti bahwa mahasiswa memiliki skill yang diakui industri dan siap bersaing di level nasional maupun global,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (27/4).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap secara teknis dan mental dalam menghadapi uji kompetensi serta mampu menjadi lulusan yang profesional dan adaptif di era industri digital.
Ingin punya sertifikasi resmi dan peluang karier lebih luas? Saatnya upgrade kompetensi bersama Universitas Nusa Mandiri!









