
NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menggelar kolaborasi internasional bertajuk “Inspiring Future Tech Innovators for Global Impact” di Mini Theater Lantai 9, UNM Kampus Margonda, Jl Margonda Raya, No 545, Pondok Cina, Beji, Depok.
Acara yang dipandu oleh Muhammad Fasha Alghazali ini menyambut kedatangan delegasi IEEE YESIST12 Global Committee asal India. Pertemuan ini menjadi ajang sinergi bagi mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Fakultas Ekonomi & Bisnis UNM.
Baca juga: Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Jadi Cameramen Forum Internasional IEEE YESIST12
UNM Sambut Delegasi IEEE YESIST12 India
Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik UNM, Arif Hidayat, hadir memberikan sambutan hangat sekaligus membuka acara secara resmi mewakili pimpinan kampus. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas budaya dan disiplin ilmu untuk melahirkan inovasi yang berdampak global.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM meyakini bahwa inovasi yang sesungguhnya dapat berkembang pesat ketika teknologi dan manajemen bisnis saling berkolaborasi,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (12/10).
Agenda utama kegiatan diisi dengan diskus tren bisnis digital global, seperti perbandingan adopsi transaksi QRIS dan e-wallet di Indonesia dengan sistem pembayaran UPI di India. Selain itu, mahasiswa UNM berkesempatan mempresentasikan proyek inovasi sains data, arsitektur sistem, dan perangkat lunak untuk mendapatkan masukan langsung dari delegasi internasional.
Baca juga:Mahasiswa UNM Jadi MC di Forum Internasional IEEE YESIST12 Grand Finale
Ia menceritakan bahwa suasana makin akrab saat mahasiswa kelas bahasa Inggris melakukan pertukaran budaya secara santai bersama para delegasi India. Mereka antusias mendiskusikan pengalaman kehidupan kampus, ajang YESIST12 di Bekasi, hingga mencicipi ragam kuliner khas Indonesia.
“Kegiatan yang digagas oleh IEEE Student Branch UNM ini diakhiri dengan foto bersama dan seruan jargon semangat kampus. Melalui ajang ini, UNM berharap dapat terus memperluas jaringan kerja sama internasional dan mencetak inovator muda yang siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.







