NusamandiriNews, Jakarta — Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak talenta yang siap menghadapi tantangan industri digital terus diperkuat melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra industri. Salah satunya diwujudkan melalui pertemuan daring antara Universitas Nusa Mandiri dan Whatshop pada Selasa (19/5) untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan kompetensi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Pertemuan tersebut membahas berbagai potensi kolaborasi yang berfokus pada peningkatan kemampuan mahasiswa di bidang perdagangan digital (e-commerce), digital marketing, dan digital branding, yang saat ini menjadi kompetensi penting dalam dunia bisnis modern.
UNM Gandeng Whatshop
Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan industri digital guna menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh wawasan langsung mengenai dinamika industri digital, strategi pemasaran berbasis teknologi, pengelolaan brand digital, hingga praktik bisnis e-commerce yang berkembang pesat di Indonesia.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri, Ida Zuniarti, menegaskan bahwa keterlibatan industri dalam proses pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lulusan yang memiliki daya saing tinggi.
“Kolaborasi dengan industri digital seperti Whatshop menjadi peluang yang sangat baik bagi mahasiswa untuk memahami praktik bisnis digital secara langsung. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru, khususnya dalam bidang digital branding dan e-commerce yang saat ini sangat dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak juga membahas rencana penyelenggaraan kegiatan bertema Digital Branding yang akan melibatkan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan membangun identitas merek, menyusun strategi pemasaran digital, serta mengoptimalkan berbagai platform digital untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, menyambut positif penjajakan kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya kampus dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan dan industri.
“Kami menyambut baik inisiatif kolaborasi ini sebagai bentuk komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman langsung dari praktisi agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap perkembangan bisnis digital,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (20/5).
Menurut Arif, kerja sama semacam ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga membuka peluang lahirnya berbagai program pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.
Baca juga:UNM Gandeng Whatshop, Mahasiswa FEB Siap “Naik Kelas” di Industri E-Commerce Digital?
“Kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang menjadi program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, memperkuat kompetensi digital mereka, serta mendukung terciptanya lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus memperluas jaringan kemitraan dengan dunia usaha dan industri untuk memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui penjajakan kerja sama dengan Whatshop ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki kompetensi unggul di bidang bisnis digital, pemasaran digital, serta branding di era transformasi teknologi.










