NusamandiriNews, Jakarta – Banyak penelitian tesis berakhir sebagai dokumen akademik yang tersimpan di perpustakaan kampus. Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Kartika Puspita, wisudawan Program Studi Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang berhasil membawa hasil penelitiannya menembus jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus.
Penelitian tesis Kartika yang dilakukan bersama dosen pembimbingnya berhasil dipublikasikan pada International Journal on Informatics Visualization (JOIV), jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Quartile 3 (Q3) bidang Computer Science. Artikel tersebut berjudul “Brain Tumor Classification based on Convolutional Neural Networks with an Ensemble Learning Approach through Soft Voting.”
Baca juga: Susah Tembus Jurnal Internasional? Magister Informatika UNM Bongkar Strateginya
Wisudawan Magister UNM Tembus Jurnal Scopus
Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam membangun budaya riset yang produktif dan berdaya saing global, khususnya pada jenjang pendidikan magister.
Penelitian yang dilakukan Kartika berfokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu proses klasifikasi tumor otak berdasarkan citra Magnetic Resonance Imaging (MRI). Melalui pendekatan berbasis Convolutional Neural Network (CNN) yang dikombinasikan dengan metode ensemble learning soft voting, penelitian tersebut berhasil menghasilkan performa klasifikasi yang sangat tinggi.
Model yang dikembangkan memanfaatkan kombinasi beberapa arsitektur CNN terkemuka, yaitu DenseNet121, ResNet50, VGG16, dan MobileNet. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi mencapai 97,67 persen, dengan nilai Cohen’s Kappa sebesar 0,9688, yang menunjukkan tingkat kesesuaian prediksi yang sangat kuat.
Selain memberikan kontribusi pada bidang komputasi cerdas, penelitian ini juga membuka peluang penerapan AI dalam sektor kesehatan digital, khususnya untuk mendukung proses deteksi dan klasifikasi penyakit secara lebih cepat, akurat, dan efisien.
Ketua Program Studi Informatika Program Magister Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dr. Agus Subekti, MT, mengatakan bahwa publikasi ilmiah yang berasal dari penelitian tesis mahasiswa merupakan indikator penting keberhasilan pengembangan budaya riset di lingkungan kampus.
“Kami mendorong mahasiswa agar tesis yang mereka kerjakan tidak berhenti sebagai syarat akademik semata, tetapi dapat berkembang menjadi karya ilmiah yang dipublikasikan dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Publikasi yang dihasilkan oleh Kartika Puspita menunjukkan bahwa penelitian mahasiswa magister memiliki kualitas dan relevansi yang mampu bersaing pada forum ilmiah internasional,” terangnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (9/6).
Menurutnya, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence, Machine Learning, Data Science, dan Komputasi Cerdas telah membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.
“Karena itu, Program Studi Informatika Program Magister UNM terus memperkuat ekosistem riset melalui kolaborasi aktif antara mahasiswa dan dosen, sehingga setiap penelitian memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional,” ungkapnya.
Baca juga:Baru Dirintis, Startup Mahasiswa UNM Sudah Dilirik Investor! Sehat Rasa Raih Investasi Internasional
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan Kartika menjadi contoh bahwa tesis tidak harus berakhir sebagai dokumen akademik semata. Dengan bimbingan yang tepat, lingkungan riset yang kondusif, serta semangat untuk terus berinovasi, hasil penelitian mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan global.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong lahirnya riset-riset unggulan yang tidak hanya mendukung pencapaian akademik mahasiswa, tetapi juga mampu menjawab tantangan nyata di era transformasi digital dan kecerdasan buatan,” tutupnya.










