
NusamandiriNews, Bogor – Tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar sosialisasi Website Smart Village di Balai Desa Cimulang, Selasa (13/10). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menghadirkan solusi digital terpadu untuk mendukung transparansi serta pelayanan pemerintahan desa.
Program bertajuk “Desa Dalam Satu Akses” tersebut dipimpin oleh Arfhan Prasetyo, dengan melibatkan empat mahasiswa Program Studi Informatika S1. Inovasi ini dirancang menggunakan konsep multi-platform tanpa hambatan, sehingga warga dapat mengakses informasi desa tanpa perlu melakukan pendaftaran akun.
Baca juga:FEB UNM Ikuti Sosialisasi LAMEMBA Demi Perkuat Kualitas Akreditasi Unggul
Tim Dosen dan Mahasiswa UNM Sosialisasi “Smart Village”
Selain menyediakan profil dan informasi umum desa, sistem ini dikembangkan khusus berdasarkan kebutuhan data kesejahteraan sosial di lapangan. Pengembangan fitur difokuskan untuk mendukung kinerja Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dalam mencatat serta menangani berbagai permasalahan sosial warga.
Ketua Tim Pengabdian UNM, Arfhan Prasetyo menyatakan bahwa inovasi ini dirancang sebagai ekosistem digital terpadu yang dapat difungsikan sebagai posko pengaduan sosial.
“Sebagai representasi dari Kampus Digital Bisnis yang peduli pada isu sosial, kami tidak hanya menyerahkan Content Management System untuk berita desa. Kami merancang ekosistem digital yang mendukung Pekerja Sosial Masyarakat untuk bertindak sebagai posko pengaduan terpadu,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (16/10).
Ia menyampaikan bahwa pengembangan tahap selanjutnya mencakup pendataan kelompok rentan, seperti warga sakit tanpa BPJS, penyandang disabilitas, serta integrasi data Posyandu. Setiap riwayat penanganan kasus oleh tim PSM nantinya dapat dipublikasikan melalui menu Pojok Warga secara transparan.
Baca juga:Akreditasi Unggul Jadi Bukti, Doktor Informatika UNM Serius Garap Riset Teknologi
“Sistem ini juga menyediakan fitur catatan aspirasi bagi warga yang membutuhkan penanganan atau advokasi sosial. Seluruh integrasi data ini diharapkan dapat mengoptimalkan penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Inisiatif ini menegaskan peran UNM sebagai Kampus Digital Bisnis dalam memanfaatkan teknologi untuk pemberdayaan masyarakat desa.
“Lewat kolaborasi ini, tata kelola pemerintahan desa diharapkan menjadi lebih inklusif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga,” tutupnya.







