NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, UNM menggelar Pelatihan Pemasaran Digital bagi Pelaku UP2K PKK Kelurahan Cipinang Melayu yang berlangsung pada Kamis (11/6) di RPTRA Pilar Jati, Jakarta Timur.
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–17.00 WIB tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Baca juga: UMKM Bengkel Terancam Tertinggal? Mahasiswa UNM Justru Bikin Aplikasi Penyelamatnya!
UNM Dorong UMKM
Pelatihan ini sekaligus menjadi implementasi pengembangan fitur etalase digital produk UP2K pada Sistem Informasi PKK yang dirancang sebagai media promosi dan pemasaran produk secara daring. Melalui platform tersebut, produk-produk unggulan UP2K dapat ditampilkan secara lebih profesional, mudah diakses masyarakat, dan memiliki peluang menjangkau pasar yang lebih luas.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang strategi pemasaran digital, teknik fotografi produk menggunakan smartphone, pembuatan konten promosi yang menarik, hingga penyusunan deskripsi produk yang efektif untuk meningkatkan minat konsumen. Selain itu, peserta juga memperoleh pendampingan langsung dalam mengunggah dan mengelola produk pada etalase digital yang telah dikembangkan.
Ketua pelaksana kegiatan sekaligus narasumber, Siti Nurlela menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah penting bagi pelaku usaha mikro untuk tetap kompetitif di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin bergantung pada platform digital.
“Saat ini kualitas produk saja tidak cukup. Pelaku usaha juga harus mampu mempromosikan produknya secara menarik melalui media digital. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu pelaku UP2K memahami strategi pemasaran digital mulai dari fotografi produk, penyusunan deskripsi yang menarik, hingga pemanfaatan etalase digital sebagai sarana promosi yang efektif,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (12/6).
Ia menambahkan, kehadiran etalase digital diharapkan menjadi solusi berkelanjutan yang mampu membantu pelaku usaha memperluas pasar tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam memasarkan produk, sekaligus mempraktikkan langsung teknik pengambilan foto produk dan pembuatan konten promosi yang menarik.
Ketua TP PKK Kelurahan Cipinang Melayu, Emilia Nurtanti, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi anggota PKK dan pelaku UP2K.
“Kegiatan ini sangat membantu pelaku UP2K untuk memahami cara memasarkan produk secara digital. Adanya etalase digital menjadi peluang baru bagi kami untuk memperkenalkan produk unggulan Cipinang Melayu kepada masyarakat yang lebih luas. Kami berharap pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kemampuan anggota PKK dalam memanfaatkan teknologi digital semakin meningkat,” ungkap Emilia.
Program ini terlaksana dengan dukungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026.
Baca juga:Social Commerce Menggeser Marketplace, Siapkah Talenta Digital Indonesia?
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri tidak hanya menghadirkan pelatihan, tetapi juga memberikan solusi teknologi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Melalui program ini, UNM berharap pelaku UP2K mampu meningkatkan kapasitas digital, memperluas akses pasar, serta memperkuat perekonomian keluarga dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen berkelanjutan antara Universitas Nusa Mandiri dan PKK Kelurahan Cipinang Melayu dalam mendorong digitalisasi usaha masyarakat dan pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi.










