NusamandiriNews, Jakarta — Program Studi Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menunjukkan komitmennya sebagai Kampus Digital Bisnis dalam memperkuat budaya riset dan kualitas akademik mahasiswa melalui kegiatan “Workshop Strategis: Menentukan Topik Tesis Komputasi Cerdas yang Berdampak dan Kompetitif untuk Hibah” yang digelar secara daring pada Minggu (24/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program penguatan akademik bagi mahasiswa semester awal Magister Informatika agar mampu memahami arah perkembangan riset komputasi cerdas sekaligus menyusun strategi penelitian tesis yang relevan, inovatif, dan kompetitif dalam skema hibah penelitian nasional maupun internasional.
Baca juga:Jangan Asal Pilih Judul Tesis, UNM Akan Gelar Workshop Strategi Riset AI Biar Tembus Hibah
UNM Bekali Mahasiswa Susun Tesis Komputasi Cerdas
Workshop menghadirkan narasumber Dr Ali Khumaidi akademisi dan peneliti di bidang Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Machine Learning, dan Spektroskopi NIR yang telah berpengalaman memperoleh hibah penelitian nasional.
Dalam pemaparannya, Dr Ali Khumaidi menjelaskan pentingnya mahasiswa memahami tren riset global seperti Artificial Intelligence, Machine Learning, Deep Learning, Natural Language Processing (NLP), Internet of Things, Big Data, hingga Computer Vision sebagai dasar dalam menentukan topik tesis yang memiliki novelty, feasibility, dan impact yang kuat.
Ia menegaskan bahwa penelitian di era digital tidak cukup hanya menarik secara akademik, tetapi juga harus memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat dan industri.
“Mahasiswa perlu mulai membangun pola pikir riset yang strategis sejak awal perkuliahan. Penelitian yang baik bukan hanya menarik secara akademik, tetapi juga harus memiliki dampak nyata, relevansi dengan kebutuhan industri dan masyarakat, serta peluang implementasi yang jelas,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (25/5).
Selain membahas tren riset global, workshop juga mengupas strategi menentukan research gap, penyusunan roadmap penelitian, indikator penilaian proposal hibah, hingga pentingnya publikasi internasional dan kolaborasi riset.
Peserta diajak memahami bagaimana menyusun topik tesis yang tidak hanya kuat secara metodologi, tetapi juga memiliki potensi luaran berupa publikasi bereputasi, prototipe teknologi, algoritme, maupun implementasi sistem berbasis komputasi cerdas.
Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri, Prof Ris Dr Agus Subekti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi program studi dalam membangun ekosistem riset yang produktif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kami terus berupaya memfasilitasi mahasiswa melalui berbagai workshop dan kegiatan akademik strategis agar mahasiswa memiliki kemampuan menentukan topik penelitian yang berkualitas, relevan dengan perkembangan teknologi, serta kompetitif untuk hibah penelitian nasional maupun internasional. Program studi ingin membangun ekosistem riset yang produktif dan berdampak,” ungkapnya.
Baca juga:Sempro Tesis UNM 2026: Mahasiswa Bahas AI, Blockchain hingga Crypto, Siap Lahirkan Inovasi Nyata!
Menurutnya, penguatan kemampuan riset sejak awal perkuliahan menjadi langkah penting agar mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era transformasi digital.
Melalui workshop ini, mahasiswa Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri diharapkan mampu menentukan arah penelitian secara lebih terstruktur, memahami alignment riset dengan roadmap nasional, serta menghasilkan tesis yang memiliki nilai inovasi, implementasi, dan daya saing tinggi.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan riset, inovasi teknologi, dan penguatan kompetensi digital berbasis kebutuhan industri masa depan.










