
NusamandiriNews — Kesibukan bekerja kerap menjadi alasan seseorang menunda pendidikan tinggi. Target pekerjaan, tuntutan karier, dan tanggung jawab pribadi seolah tidak menyisakan ruang untuk kembali belajar. Padahal, di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat, meningkatkan kompetensi justru menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
Saya memandang, persoalan utama bagi pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan bukan sekadar keterbatasan waktu, melainkan bagaimana mengelola prioritas dan memilih sistem perkuliahan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Bekerja dan kuliah memang bukan perkara mudah, tetapi keduanya bukan sesuatu yang mustahil dijalankan secara bersamaan.
Baca juga:Prodi Sains Data UNM Raih Akreditasi Unggul Beri Kemudahan Skema Biaya Kuliah
Berhenti Kuliah!
Pendidikan tidak seharusnya berhenti hanya karena seseorang telah memasuki dunia profesional. Justru pengalaman kerja dapat menjadi modal berharga untuk memperkaya proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Keputusan kuliah sambil bekerja tidak cukup hanya bermodalkan semangat. Ada perencanaan yang harus disiapkan sejak awal, mulai dari mengatur waktu, menentukan prioritas, hingga memastikan kesiapan menjalani aktivitas akademik di tengah rutinitas pekerjaan.
Jam kerja, perjalanan, waktu istirahat, dan penyelesaian tugas kuliah harus diperhitungkan secara realistis. Tanpa pengelolaan yang baik, aktivitas pendidikan berpotensi menjadi beban tambahan. Sebaliknya, dengan perencanaan yang tepat, kuliah dapat menjadi bagian dari upaya pengembangan diri tanpa mengabaikan tanggung jawab profesional.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan jadwal perkuliahan. Bagi pekerja yang memiliki aktivitas padat pada pagi hingga sore hari, kelas sore atau malam dapat menjadi alternatif. Sementara itu, kelas akhir pekan bisa dipertimbangkan oleh mereka yang sulit meninggalkan pekerjaan selama hari kerja.
Perkembangan teknologi pendidikan juga menghadirkan pilihan pembelajaran yang lebih fleksibel. Sistem blended learning, misalnya, memadukan pembelajaran tatap muka dan daring sehingga memberikan alternatif bagi mahasiswa dalam mengikuti kegiatan akademik.
Namun, saya ingin mengingatkan bahwa fleksibilitas bukan berarti mengurangi tanggung jawab belajar. Mahasiswa tetap harus disiplin mengikuti perkuliahan, memahami materi, menyelesaikan tugas, dan menjaga konsistensi. Teknologi dapat membantu proses belajar, tetapi komitmen tetap berasal dari diri sendiri.
Karena itu, sebelum memilih perguruan tinggi, calon mahasiswa perlu memperhatikan kesesuaian jadwal, metode pembelajaran, biaya pendidikan, durasi studi, serta dukungan akademik yang tersedia. Jangan sampai keputusan kuliah hanya didorong semangat sesaat tanpa mempertimbangkan kesiapan menjalani prosesnya.
Peluang melanjutkan pendidikan juga terbuka bagi lulusan diploma tiga (D3) yang ingin meningkatkan kualifikasi ke jenjang sarjana (S1). Menurut saya, langkah ini penting karena pengalaman kerja dan pendidikan formal merupakan dua hal yang dapat saling memperkuat.
Pengalaman profesional memberikan pemahaman praktis mengenai dunia kerja.
Sementara itu, pendidikan lanjutan membantu memperluas wawasan, memperkuat kemampuan analitis, dan membangun landasan akademik yang lebih baik. Kombinasi keduanya dapat menjadi modal untuk menghadapi persaingan karier yang semakin kompetitif.
Lulusan D3 dapat mempertimbangkan jalur transfer maupun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Melalui proses evaluasi, capaian pembelajaran sebelumnya dapat dipertimbangkan untuk memperoleh pengakuan akademik. Dengan demikian, calon mahasiswa dapat mengetahui proses dan estimasi masa studi berdasarkan hasil penilaian yang ditetapkan perguruan tinggi.
Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, kami berupaya menghadirkan pilihan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk bagi mereka yang ingin tetap bekerja sambil meningkatkan kualifikasi akademik.
Salah satu pilihan yang tersedia adalah program transfer D3 ke S1. Pada jalur tertentu, masa studi dapat ditempuh sekitar dua semester, bergantung pada hasil evaluasi dan ketentuan program yang berlaku. Selain itu, pilihan jadwal weekday sore atau malam serta weekend Jumat–Sabtu dapat menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan.
Saya melihat fleksibilitas seperti ini menjadi salah satu aspek penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Perguruan tinggi perlu memahami bahwa mahasiswa memiliki latar belakang, aktivitas, dan tanggung jawab yang beragam. Karena itu, pilihan sistem pembelajaran perlu mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Dunia kerja akan terus berubah. Kompetensi yang dibutuhkan industri pun semakin berkembang seiring kemajuan teknologi dan transformasi digital. Dalam situasi seperti ini, kemauan untuk terus belajar menjadi salah satu modal penting agar seseorang tetap relevan dan mampu menangkap peluang.
Baca juga: Teknologi Canggih Tak Berguna Tanpa SDM Unggul!
Melanjutkan pendidikan memang membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, dan biaya. Namun, keputusan tersebut sebaiknya dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar upaya memperoleh gelar akademik. Ada pengetahuan, pengalaman, jejaring, dan kesempatan baru yang dapat diperoleh selama menjalani pendidikan tinggi.
Saya percaya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang, termasuk mereka yang sudah bekerja dan memiliki tanggung jawab keluarga. Tidak perlu menunggu sampai pekerjaan menjadi lebih ringan atau keadaan benar-benar sempurna. Hal yang lebih penting adalah mengenali kemampuan diri, menyusun strategi, dan memilih pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan.
Melalui semangat Ubah Mimpi Jadi Prestasi, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis mengajak masyarakat untuk tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kompetensi. Sebab, kesibukan seharusnya menjadi alasan untuk mengatur langkah dengan lebih baik, bukan penghalang untuk meraih masa depan yang lebih luas.
Penulis: Maruloh, Kepala Kampus Rawamangun, Universitas Nusa Mandiri







