Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Pengabdian Masyarakat

Dosen Universitas Nusa Mandiri Beri Workshop Pemanfaatan AI Pada Anggota Karang Taruna Kelurahan Tegal Parang

badge-check

Jakarta, NusamandiriNews–Karang taruna merupakan lembaga masyarakat kepemudaan yang ada di suatu kelurahan/desa. Upaya pemerintah desa menyelamatkan generasi muda melalui kegiatan keagaamaan, melakukan pelatihan dan bermitra dengan organisasi kepemudaan.

Dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengadakan pengabdian masyarakat (PM) dengan memberikan pengenalan dan sosialisasi terkait Artificial Intelligence (AI) serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan PM dilakukan terhadap pemuda karang taruna di salah satu kelurahan di Jakarta Selatan, Tegal Parang pada Minggu 5 Mei 2024. PM yang diketuai oleh Popon Handayani ini mengangkat tema pengenalan serta pemanfaatan AI untuk karang taruna.

Baca juga: Agar Penyimpanan Efektif dan Efisien, Kader PKK Ragunan Ikuti Pelatihan Arsip Digital

Workshop Pemanfaatan AI

Popon Handayani mengatakan bahwa penggunaan AI di banyak bidang kehidupan menghadirkan kesulitan bagi sektor pendidikan menjadi hal yang penting dalam sebuah organisasi kepemudaan.

“Kehadiran teknologi kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) dapat memberikan banyak manfaat bagi karang taruna dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, bahkan jika ditekuni kedepannya dengan memanfaatkan AI dapat dijadikan lahan untuk mengumpulkan penghasilan,” kata Popon dalam rilis yang diterima, Senin (6/5).

Baca juga: Pelatihan Penggunaan Aplikasi Whatsapp Business Untuk Kembangkan Penjualan Produk

Sementara itu, Rangga Ramadhan selaku pemateri menyampaikan bahwa teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat, AI ini diibaratkan seperti pisau bermata dua, memiliki sisi negative juga sisi positif, tergantung bagaimana kita menyikapinya.

“Kecerdasan buatan sering digunakan dalam solusi percakapan untuk melakukan berbagai tugas, termasuk menjawab pertanyaan klien dan mencocokkannya dengan barang keuangan yang sesuai, sehingga mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan zaman ini, karna kalau tidak ya akan tertinggal, kita harus bisa juga memanfaatkan teknologi AI saat ini,” tandas Rangga. (UMF)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Budidaya Ikan Masih Manual Begini Cara UNM Bawa AI dan IoT ke Tambak Akuakultur

18 Mei 2026 - 15:42 WIB

UNM Bawa AI dan IoT ke Tambak Akuakultur

Desa Masih Ribet Urus Administrasi Manual UNM Siapkan Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik

18 Mei 2026 - 15:32 WIB

UNM Siapkan Transformasi Digital

Data Remaja Masjid Masih Berantakan, UNM Ajak Madaris JIC Naik Kelas Digital

12 Mei 2026 - 15:17 WIB

UNM Ajak Madaris JIC Naik Kelas Digital

UMKM Cikoko Diajari Bikin Konten AI, Universitas Nusa Mandiri Dorong Pelaku Usaha Melek Digital!

11 Mei 2026 - 12:58 WIB

UMKM Cikoko Diajari Bikin Konten AI

Masih Kelola Organisasi Pakai Insting, Begini Cara UNM Ajari Anak Muda Ambil Keputusan Berbasis Data

11 Mei 2026 - 12:21 WIB

UNM Ajari Anak Muda Ambil Keputusan Berbasis Data
Sedang Tren di Pengabdian Masyarakat
Numa Chat
AI Agent yang siap menjawab pertanyaan kamu...
🎓

Program Studi

Informasi tentang jurusan dan program studi

💲

Beasiswa

Info beasiswa dan cara mendaftar

🧾

Biaya Kuliah

Informasi biaya dan metode pembayaran

📄

Pendaftaran

Cara daftar dan syarat pendaftaran

🏢

Fasilitas Kampus

Informasi fasilitas dan lingkungan kampus