Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Ketika UMKM Belajar Naik Kelas Lewat Dunia Digital

badge-check

NusamandiriNews, Jakarta – Kadang yang bikin usaha kecil susah besar bukan karena produknya jelek, tapi karena dunia digital terasa seperti hutan belantara. Banyak pelaku UMKM yang jago bikin sambal enak, keripik gurih, atau kue yang bikin nagih, tapi langsung bingung begitu disuruh bikin konten promosi di Instagram.

Nah, dari kebingungan itulah lahir semangat untuk belajar, seperti yang terlihat di Komunitas UMKM Naik Kelas Kota Bekasi melalui Program Pendanaan DPPM tahun 2025, Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) pada Kamis (16/10).

Baca juga: UMKM Tak Boleh Takut Bertransformasi Digital

Sejak pagi, para pelaku UMKM sudah datang dengan semangat segar dan sedikit gugup. Maklum, sebagian baru pertama kali ikut pelatihan digital. Acara yang bertajuk “Pemberdayaan UMKM Berbasis Digital: Naik Kelas Lewat Dunia Digital” ini digelar sebagai ruang belajar bersama, bukan sekadar teori-teori yang cepat dilupakan setelah sesi foto bersama.

Moderator Widi Astuti membuka acara dengan suasana santai, lalu sambutan hangat datang dari Ir. Dody Royes, Ketua UMKM Naik Kelas Kota Bekasi. Ia menekankan bahwa zaman sudah berubah, bisnis bukan lagi sekadar jualan, tapi juga soal eksistensi.

“Digitalisasi dan branding online itu bukan pilihan, tapi keharusan kalau kita ingin bertahan,” tegas Dody, membuat banyak kepala di ruangan itu mengangguk pelan.

Ketua Program Pelaksana dari UNM, Nurmalasari menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tapi bentuk nyata dari kepedulian pada UMKM yang sedang berjuang di tengah gempuran digitalisasi.

“Kami ingin mendorong para pelaku UMKM agar tidak hanya punya produk berkualitas, tapi juga tahu cara mempromosikannya dengan efektif di media digital,” ujar Nurmalasari, dengan gaya bicara yang penuh semangat khas dosen yang tahu benar pentingnya praktik dibanding teori.

Sesi paling ditunggu tentu saat Bryan Givan, narasumber sekaligus praktisi branding digital, mulai berbagi trik promosi online. Ia membuka dengan kalimat yang bikin suasana mencair, “Brand itu kayak jati diri, kalau kamu aja nggak kenal dirimu, gimana orang lain mau percaya produkmu?”

Tawa pecah, tapi setelah itu semua serius mencatat. Bryan menjelaskan tentang konsistensi, storytelling, dan cara bikin konten yang ngena di hati calon pelanggan.
Tak berhenti di teori, peserta langsung praktek bikin konten promosi.

Ada yang sibuk foto produk dari berbagai angle, ada juga yang bingung nyari caption yang catchy. Di sela-sela itu, suasana berubah jadi seperti kelas kreatif yang ramai, santai, tapi penuh ide.

Salah satu peserta, Rina, tampak sumringah. Ia bercerita, “Saya merasa sangat beruntung ikut pelatihan ini. Ilmu yang dikasih dosen Universitas Nusa Mandiri itu membuka mata saya banget. Ternyata promosi digital itu nggak harus ribet, asal tahu cara dan konsistensinya. Saya jadi makin semangat buat ngembangin usaha biar omzetnya bisa naik,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Baca juga: UMKM Wajib Go Digital! Universitas Nusa Mandiri Siap Antar Pelaku Usaha Naik Kelas

Di akhir acara, wajah-wajah peserta terlihat lelah tapi bahagia. Ada rasa percaya diri baru yang tumbuh bahwa dunia digital bukan lagi tempat yang menakutkan, tapi peluang besar yang menunggu dijelajahi.

Melalui kegiatan ini, harapan sederhana itu muncul, semoga UMKM di Kota Bekasi benar-benar bisa naik kelas, bukan cuma di slogan, tapi dalam cara berpikir, beradaptasi, dan berani bermimpi lebih besar. Karena di era digital ini, keberanian untuk berubah adalah modal pertama sebelum omzet bertambah.(ACH)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Masih Manual UNM Turun Tangan Bawa Smart Village ke Bekasi

13 Mei 2026 - 13:20 WIB

Desa Masih Manual UNM Turun Tangan

Gelar Doktor Dekan FTI UNM Jadi Alarm Kampus Lain Jangan Cuma Jual Nama

13 Mei 2026 - 11:35 WIB

Gelar Doktor Dekan FTI UNM Jadi Alarm Kampus

Pempek Kito Bikin Juri Melirik, Mahasiswa UNM Siap Guncang PIKMI 2026

13 Mei 2026 - 10:50 WIB

Pempek Kito Bikin Juri Melirik

Enam Tahun Kejar Gelar Doktor Kisah Dr Anton UNM Bikin Anak Muda Tak Berani Menyerah

13 Mei 2026 - 10:06 WIB

Enam Tahun Kejar Gelar Doktor

Keren Bukan Cuma Jago Tugas, Mahasiswa UNM Tembus Ajang AI Internasional BRICS 2026

13 Mei 2026 - 09:13 WIB

Mahasiswa UNM Tembus Ajang AI Internasional BRICS 2026
Sedang Tren di Berita