Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Alumni UNM Tembus CPNS 2024 Bukti Lulusan Kampus Digital Bisnis Mampu Bersaing Nasional

badge-check


Alumni UNM Tembus CPNS 2024 Bukti Lulusan Kampus Digital Bisnis Mampu Bersaing Nasional Perbesar

NusamandiriNews, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Coniel Stavia Widson, S.Kom, lulusan Program Studi (prodi) Sistem Informasi S1 tahun 2016, kini mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumba Barat setelah berhasil lolos seleksi CPNS 2024.

Keberhasilan Coniel menembus seleksi nasional tersebut menjadi bukti bahwa lulusan Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan menuju status ASN tidak diraih secara instan.

Baca juga:Alumni UNM Tembus Malaysia Bukti Lulusan Kampus Digital Bisnis Siap Bersaing Global

Alumni UNM Tembus CPNS 2024

“Saya sudah beberapa kali mencoba mengikuti seleksi. Baru pada tahun 2024 mendapatkan kesempatan tersebut. Ini membuktikan bahwa lulusan Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing secara kompetitif dan menunjukkan kualitas yang tidak kalah,” ungkap Coniel.

Sebagai alumni Sistem Informasi, Coniel merasakan manfaat besar dari kompetensi teknologi yang diperoleh selama masa kuliah. Di tengah percepatan transformasi digital di sektor pemerintahan, kemampuan beradaptasi dengan sistem dan teknologi menjadi nilai tambah yang sangat penting.

“Kompetensi di bidang digital dan teknologi informasi sangat terasa manfaatnya. Saya sudah terbiasa menggunakan dan beradaptasi dengan teknologi, sehingga dalam pekerjaan yang berkaitan dengan digitalisasi dan perkembangan IPTEK, saya dapat menyesuaikan diri dengan cepat,” jelasnya.

Tak hanya hard skill, kemampuan komunikasi dan presentasi yang diasah selama perkuliahan juga menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai ASN, khususnya dalam penyusunan laporan, penyampaian gagasan, hingga koordinasi dalam tim kerja.

Penempatan tugas di Sumba Barat juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam hal adaptasi lingkungan dan budaya kerja. Namun bagi Coniel, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pengabdian.

“Tantangan terbesar adalah adaptasi, apalagi ditempatkan di luar Pulau Jawa. Tapi saya memandangnya sebagai pengalaman berharga. Kita jadi memahami bahwa Indonesia sangat luas dan beragam,” tuturnya.

Menurutnya, pengalaman magang sebelum lulus menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kesiapan menghadapi dunia kerja. Melalui program tersebut, mahasiswa dapat merasakan langsung dinamika profesional yang tidak sepenuhnya diperoleh di ruang kelas.

Ia juga menilai Internship Experience Program (IEP) sebagai langkah strategis dalam menyiapkan mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja, khususnya dalam menyeimbangkan penguasaan hard skill dan soft skill.

Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menilai keberhasilan alumni ini menjadi bukti bahwa sistem pembelajaran di Universitas Nusa Mandiri mampu menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing.

“Keberhasilan alumni menembus seleksi CPNS menjadi bukti bahwa kompetensi yang dibangun selama kuliah, baik di bidang teknologi, komunikasi, maupun kesiapan kerja, benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kami di NCC terus berupaya mendampingi mahasiswa dan alumni agar memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (5/3).

Sebagai lulusan tahun 2016, Coniel juga menyimpan kesan positif terhadap sistem pembelajaran di Universitas Nusa Mandiri.

Baca juga: Alumni UNM Berprestasi Jadi Bukti Nyata Kualitas Kampus Digital Bisnis

“Kuliah di Nusa Mandiri cukup menyenangkan. Materinya relevan dengan dunia kerja, dosennya komunikatif, dan sistem perkuliahannya fleksibel untuk saya yang saat itu bekerja. Cocok untuk mahasiswa yang ingin cepat siap kerja,” katanya.

Menutup perbincangan, Coniel menyampaikan pesan bagi mahasiswa yang bercita-cita menjadi ASN agar tidak ragu bersaing.

“Teruslah belajar dan perbanyak latihan, seperti mengikuti try out. Jangan takut bersaing dengan lulusan dari kampus besar atau ternama. Percaya pada kemampuan diri dan terus tingkatkan kompetensi.”

Kisah Coniel Stavia Widson menjadi refleksi bahwa konsistensi, ketekunan, dan penguasaan kompetensi digital mampu membuka jalan pengabdian di sektor publik. Lulusan Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis kembali membuktikan kontribusinya dalam menghadirkan sumber daya manusia yang siap berperan bagi bangsa dan negara.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UNM Siapkan Strategi Kuliah Baru Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja

5 Maret 2026 - 15:09 WIB

UNM Siapkan Strategi Kuliah Baru Mahasiswa

UNM Gandeng Eudeka Dorong Startup Mahasiswa Berbasis AI

5 Maret 2026 - 14:46 WIB

UNM Gandeng Eudeka Dorong Startup Mahasiswa

H-1 Sosialisasi P2MW 2026 Mahasiswa UNM Berburu Dana Hibah Bisnis hingga Rp20 Juta

5 Maret 2026 - 14:33 WIB

Sosialisasi P2MW 2026

Serius Incar Dana P2MW 2026, UNM Siapkan Proposal Wirausaha Mahasiswa Lebih Tajam

5 Maret 2026 - 12:28 WIB

UNM Siapkan Proposal Wirausaha Mahasiswa

Mahasiswi Manajemen UNM Tembus Magang BSI Bukti Kampus Digital Bisnis Siapkan Talenta Siap Industri

5 Maret 2026 - 12:18 WIB

Mahasiswi Manajemen UNM Tembus Magang BSI
Sedang Tren di Berita