NusamandiriNews, Depok – Menyusun skripsi menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. Proses ini tidak hanya menuntut kemampuan menulis ilmiah, tetapi juga kemampuan merancang penelitian yang sistematis, kritis, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di tengah pesatnya transformasi teknologi saat ini.
Sebagai Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, penguatan kemampuan riset mahasiswa menjadi perhatian penting, terutama bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang menempuh studi di bidang manajemen dan bisnis digital.
Baca juga:Mahasiswa FEB UNM Siap Skripsi? Sosialisasi Bimbingan Tugas Akhir Digelar
Skripsi Anti Stuck?
Dalam proses penyusunan skripsi, mahasiswa tidak hanya dituntut menentukan topik penelitian yang tepat, tetapi juga mampu merumuskan permasalahan, menyusun kerangka penelitian, hingga melakukan analisis secara ilmiah.
Kemampuan tersebut menjadi bekal penting agar penelitian yang dilakukan tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki relevansi dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan teknologi.
Di era digital, pendekatan riset juga mengalami perubahan signifikan. Mahasiswa didorong untuk memanfaatkan berbagai sumber literatur digital, seperti jurnal ilmiah internasional, database akademik, serta perangkat lunak pengolahan data yang dapat membantu meningkatkan kualitas penelitian.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri, Ida Zuniarti, menegaskan bahwa kemampuan riset digital menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa saat ini.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menulis karya ilmiah, tetapi juga harus memiliki kemampuan melakukan riset yang berbasis data dan teknologi. Pemanfaatan sumber literatur digital serta tools penelitian akan membantu mahasiswa menghasilkan skripsi yang lebih berkualitas dan relevan dengan perkembangan dunia bisnis digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (9/3).
Selain pemanfaatan teknologi, perencanaan penelitian yang matang juga menjadi kunci keberhasilan dalam menyusun skripsi. Mahasiswa perlu merancang tahapan penelitian secara sistematis, mulai dari penentuan topik, penyusunan proposal, pengumpulan data, analisis, hingga penulisan laporan penelitian.
Pengelolaan waktu yang baik juga menjadi faktor penting agar proses penyusunan skripsi dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong penguatan kompetensi akademik mahasiswa agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan relevan dengan kebutuhan dunia bisnis digital.
Baca juga:Skripsi Cuma Arsip? Saatnya Dimanfaatkan di UNM
Hal ini sejalan dengan visi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri untuk menjadi fakultas yang unggul, mandiri, dan inovatif berbasis digital, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ekonomi dan bisnis.
Mahasiswa maupun calon mahasiswa yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program akademik dan berbagai kegiatan penguatan kompetensi di lingkungan Universitas Nusa Mandiri dapat mengakses laman resmi http://nusamandiri.ac.id pada 9 hingga 13 Maret 2026.
Melalui berbagai penguatan akademik tersebut, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan riset yang lebih baik serta menghasilkan skripsi yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu manajemen dan bisnis digital di era transformasi digital.










