NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar pelatihan bertajuk “Pelatihan Manajemen Bisnis Skala Mikro untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Pemuda Berbasis Komunitas” bagi anggota Ikatan Remaja RW 007 (IKRAR 007).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (7/3) di Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok dan diikuti oleh para pemuda yang tergabung dalam komunitas IKRAR 007.
Baca juga: UNM Latih Remaja Margonda Bangun Personal Branding di Media Sosial
Dosen UNM Latih Manajemen Usaha Komunitas
Program pengabdian ini diinisiasi oleh tim dosen yang terdiri dari Wahid Akbar Basudani sebagai ketua pelaksana, bersama Ati Candrasari dan Yuni Helmi sebagai anggota tim. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri yang turut membantu pelaksanaan pelatihan.
Wahid Akbar Basudani sebagai ketua pelaksana mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan pemuda dalam mengelola usaha skala mikro secara lebih terarah dan berkelanjutan.
“Semua peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar kewirausahaan, perencanaan bisnis sederhana, pengelolaan keuangan usaha mikro, hingga strategi pemasaran yang efektif,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (10/3).
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pentingnya pengelolaan arus kas usaha serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi untuk mengembangkan usaha berbasis komunitas di era transformasi digital.
Ia menjelaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di lingkungan masyarakat.
“Melalui pelatihan ini kami berharap para pemuda dapat memahami bagaimana memulai dan mengelola usaha secara sederhana namun terarah. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi secara mandiri sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi di lingkungan komunitasnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa komunitas pemuda seperti IKRAR 007 memiliki potensi besar untuk mengembangkan kegiatan ekonomi berbasis komunitas apabila didukung dengan pengetahuan manajemen usaha yang tepat.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi selama kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi pelatihan, tetapi juga berdiskusi mengenai ide-ide usaha yang dapat dikembangkan di lingkungan komunitas mereka.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berharap para pemuda mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha mikro, sekaligus membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif di tingkat lokal.










