NusamandiriNews, Jakarta — Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) sukses menggelar Coaching Clinic Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 pada Senin (30/3) pukul 14.00–16.00 WIB. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proposal mahasiswa agar lebih kompetitif di tingkat nasional.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UNM, Arif Hidayat, yang menekankan pentingnya benchmarking dalam meningkatkan kualitas karya mahasiswa.
Baca juga:Genjot PKM 2026, UNM Perkuat Ekosistem Inovasi Mahasiswa Lewat NIC
UNM Gaspol Coaching Clinic
“Jika ingin berkembang, kita harus belajar dari pihak lain yang sudah sukses. Kehadiran narasumber eksternal diharapkan memberi perspektif baru agar proposal mahasiswa lebih kuat dan menarik,” ujarnya.
Coaching clinic dipandu oleh Ummu Radiyah, dosen pembimbing PKM sekaligus peraih pendanaan PKM 2020. Sementara itu, Dr Marwati, Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Almarisah Madani Makassar, hadir sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Dr Marwati menegaskan bahwa PKM bukan sekadar kompetisi proposal, tetapi wadah pengembangan inovasi mahasiswa.
“PKM adalah ruang bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Tidak hanya menulis proposal, tetapi juga membangun kerja sama tim dan pola pikir solutif,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan peluang besar yang dimiliki UNM dengan kuota PKM di klaster 5, yakni 30 judul untuk PKM 8 bidang, 5 judul PKM-AI, dan 5 judul PKM-GFT. Menurutnya, kuota ini harus dimanfaatkan maksimal oleh mahasiswa untuk menunjukkan potensi inovasi di tingkat nasional.
Menutup sesi, Dr Marwati memberikan motivasi kepada peserta agar terus bersemangat dan konsisten dalam proses PKM.
“PKM membentuk mental juara, kreatif, dan inovatif. Keberhasilan tidak hanya ditentukan mahasiswa, tetapi sinergi dengan dosen dan institusi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Innovation Center, Fitra Septia Nugraha, menegaskan komitmen NIC dalam mendampingi mahasiswa secara berkelanjutan.
Baca juga:UNM Gelar Coaching Clinic PKM 2026, Siapkan Mahasiswa Tembus Pendanaan Nasional
“Kami tidak hanya memfasilitasi kegiatan, tetapi juga menjadi mitra strategis mahasiswa dari tahap ide hingga proposal siap bersaing. Target kami bukan hanya lolos pendanaan, tetapi juga berprestasi hingga PIMNAS,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (6/4).
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis optimistis mampu mencetak lebih banyak mahasiswa inovatif yang siap bersaing di ajang PKM 2026.
“Pendampingan yang terarah diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah proposal lolos pendanaan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui karya inovatif mahasiswa,” tutupnya.









