Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

90% Recruiter Cek Jejak Digital, Ini Pentingnya Personal Branding Bagi Mahasiswa

badge-check


					90% Recruiter Cek Jejak Digital, Ini Pentingnya Personal Branding Bagi Mahasiswa Perbesar

NusamandiriNews, Jakarta–Di era digital, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup untuk membuat seseorang menonjol di dunia kerja. Perusahaan kini semakin memperhatikan personal branding kandidat, mulai dari aktivitas di media sosial, portofolio karya, hingga kontribusi dalam komunitas profesional.

Personal branding merupakan cara seseorang membangun citra diri yang positif dan profesional di hadapan publik. Bagi mahasiswa, membangun personal branding sejak masa kuliah menjadi langkah strategis untuk membuka peluang karier yang lebih luas di masa depan.

Baca juga: Bukan Sekadar CV, Personal Branding Jadi Kunci Karier Mahasiswa di Era Digital

90% Recruiter Cek Jejak Digital

Fenomena ini semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan platform profesional seperti LinkedIn. Sejumlah laporan industri menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen recruiter memanfaatkan platform digital untuk mencari kandidat potensial, bahkan sebelum proses rekrutmen resmi dimulai. Artinya, jejak digital kini menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian calon karyawan.

Menurut Bryan Givan, Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin, mahasiswa perlu memahami pentingnya membangun reputasi profesional sejak dini.

“Mahasiswa tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga harus membangun identitas profesional. Personal branding yang kuat akan membuat seseorang dikenal melalui kompetensi dan kontribusinya,” ujarnya, Senin (20/4).

Ia menegaskan bahwa personal branding bukan sekadar aktif di media sosial, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menunjukkan nilai dan keahliannya.

“Mahasiswa bisa mulai dengan membagikan insight, pengalaman belajar, hasil proyek, hingga pandangan terhadap perkembangan industri yang diminati,” jelasnya.

Dalam dunia bisnis dan industri kreatif, personal branding kerap menjadi pintu masuk berbagai peluang, mulai dari tawaran kerja, kolaborasi proyek, hingga kesempatan berbicara di forum profesional.

Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM turut mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan tersebut melalui pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Program Studi Manajemen membekali mahasiswa dengan strategi pemasaran, komunikasi bisnis, dan digital marketing yang mendukung pembentukan citra profesional.

Sementara itu, mahasiswa Program Studi Informatika dan Sains Data didorong untuk membangun portofolio proyek teknologi sebagai bagian dari personal branding mereka di dunia profesional.

Bryan menambahkan, mahasiswa yang mampu memadukan kemampuan akademik dengan personal branding yang kuat akan memiliki keunggulan kompetitif.

Baca juga:Bukan Cuma IPK, Personal Branding Kini Jadi Senjata Wajib Mahasiswa di Era Digital 2026

“Di era digital, reputasi dapat dibangun melalui karya, pemikiran, dan kontribusi yang dibagikan secara konsisten. Ini menjadi nilai tambah besar bagi mahasiswa saat memasuki dunia kerja,” tambahnya.

Sebagai institusi yang fokus pada pengembangan talenta digital, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki identitas profesional yang kuat.

UNM dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis yang berkomitmen mencetak generasi muda adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Dengan membangun personal branding sejak kuliah, mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan dengan gelar akademik, tetapi juga memiliki nilai tambah yang mampu membuka lebih banyak peluang karier di masa depan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siapkah Anak Hadapi Era Digital? UNM Kupas Tuntas Lewat Workshop Parenting 2026, Buruan Cek Peluang Beasiswanya!

20 April 2026 - 14:56 WIB

UNM Kupas Tuntas Lewat Workshop Parenting 2026

IPK Tinggi Tak Lagi Jadi Penentu, Ini Skill yang Dicari Perusahaan dari Mahasiswa Gen Z

20 April 2026 - 14:36 WIB

IPK Tinggi Tak Lagi Jadi Penentu

Data Scientist hingga AI Engineer, Ini Skill yang Harus Dipelajari Mahasiswa Sejak Kuliah

20 April 2026 - 14:28 WIB

Data Scientist hingga AI Engineer

Digitalisasi PKK Berbasis Website dari UNM Lolos Pendanaan 2026, Siapkah Warga Naik Level?

20 April 2026 - 09:14 WIB

Digitalisasi PKK Berbasis Website dari UNM Lolos Pendanaan 2026

Pempek Kito Tembus Final PIKMI 2026, Siapkah Kuliner Lokal Mahasiswa UNM Kuasai Pasar Nasional?

20 April 2026 - 09:02 WIB

Pempek Kito Tembus Final PIKMI 2026
Sedang Tren di Berita