NusmaandiriNews, Jakarta – Di tengah tantangan era digital yang menuntut kreativitas dan kemandirian, mahasiswa Program Studi Manajemen FEB Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali membuktikan bahwa kuliah tidak hanya soal teori. Sebagai Kampus Digital Bisnis dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, UNM mendorong mahasiswa untuk berani melangkah lebih jauh, termasuk membangun usaha sejak di bangku kuliah.
Salah satu mahasiswa, Abi Rizki Pradana, berhasil mengembangkan bisnis kuliner bertajuk Pempek Kito di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa aktif. Usaha yang dirintis sejak masa perkuliahan ini menjadi contoh nyata bagaimana ilmu manajemen dapat diterapkan langsung dalam dunia bisnis.
Baca juga:Pempek Kito Tembus Final PIKMI 2026, Siapkah Mahasiswa UNM Kuasai Bisnis Nasional?
Dari Kampus ke Pasar Mahasiswa UNM
Dengan memanfaatkan pengetahuan di bidang pemasaran, keuangan, hingga manajemen operasional, bisnis Pempek Kito mampu berkembang dan bersaing di pasar yang dinamis. Keberhasilan ini menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan pekerjaan.
Fenomena ini sejalan dengan pendekatan pembelajaran di Program Studi Manajemen UNM yang berbasis praktik dan didukung ekosistem kewirausahaan. Mahasiswa didorong untuk berani mencoba, berinovasi, serta mengembangkan ide bisnis sejak dini sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Ketua Program Studi Manajemen FEB Universitas Nusa Mandiri, Instianti Elyana, menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa dalam menjalankan bisnis menjadi indikator penting dari efektivitas pendidikan.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara nyata. Kampus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang, termasuk dalam membangun usaha sejak masih kuliah,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (4/5).
Baca juga: Pempek Kito Tembus Final PIKMI 2026, Siapkah Kuliner Lokal Mahasiswa UNM Kuasai Pasar Nasional?
Ia menambahkan bahwa konsep Kampus Digital Bisnis yang diusung UNM menjadi fondasi dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dunia industri. Mahasiswa tidak hanya dibekali keterampilan akademik, tetapi juga kemampuan digital dan mindset kewirausahaan yang kuat.
Kisah sukses Abi Rizki Pradana melalui Pempek Kito diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani memulai usaha dan tidak takut gagal. Dengan dukungan kampus dan lingkungan yang kondusif, mahasiswa UNM membuktikan bahwa kuliah bukan penghalang meraih kesuksesan, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih cerah.









