NusamandiriNews, Jakarta — Masa transisi dari bangku SMA ke dunia perkuliahan kerap menjadi fase yang membingungkan bagi banyak siswa. Pertanyaan seperti “mau kuliah di mana?”, “pilih jurusan apa?”, hingga “bagaimana prospek kerjanya?” menjadi hal yang paling sering muncul. Tidak sedikit pula siswa yang akhirnya memilih jurusan hanya karena mengikuti teman atau tren, tanpa memahami potensi diri dan peluang karier di masa depan.
Padahal, keputusan memilih jurusan kuliah merupakan langkah krusial yang dapat memengaruhi arah karier seseorang. Di era digital yang terus berkembang, siswa SMA dituntut lebih cermat dalam menentukan pilihan, terutama dengan mempertimbangkan bidang yang relevan dengan kebutuhan industri.
Baca juga: Salah Pilih Jurusan Bisa Hambat Karier! Ini Strategi Tepat Hadapi Industri Digital
Bingung Pilih Jurusan?
Salah satu bidang yang memiliki prospek luas adalah ekonomi dan bisnis berbasis digital. Transformasi teknologi telah mengubah cara bisnis dijalankan, mulai dari pemasaran digital, e-commerce, hingga analisis data. Hal ini membuka peluang besar bagi lulusan yang tidak hanya memahami konsep bisnis, tetapi juga memiliki keterampilan digital yang mumpuni.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menghadirkan solusi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan tersebut. FEB UNM mengembangkan sistem pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik nyata yang terhubung langsung dengan dunia industri.
Dekan FEB, Ida Zuniarti, menekankan pentingnya siswa memahami potensi diri sebelum menentukan jurusan.
“Memilih jurusan bukan sekadar mengikuti tren, tetapi harus disesuaikan dengan minat, bakat, dan peluang karier di masa depan. Di era digital, kombinasi antara kemampuan bisnis dan teknologi menjadi nilai tambah yang sangat penting,” ujarnya, Selasa (5/5).
Ia juga menjelaskan bahwa kampus memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja. Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu menghadirkan kurikulum yang adaptif, berbasis industri, serta memberikan pengalaman belajar yang aplikatif.
Salah satu program unggulan yang ditawarkan FEB UNM adalah Internship Experience Program (IEP) 3+1, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar selama tiga tahun di kampus dan satu tahun menjalani pengalaman langsung di dunia kerja. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan karier mahasiswa sekaligus memperluas wawasan profesional sejak dini.
Selain kompetensi akademik, FEB UNM juga menekankan pentingnya penguatan soft skills seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan berpikir kritis. Keterampilan ini menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan di dunia kerja yang semakin kompetitif.
Baca juga:Buru Jurusan AI dan Data? Ini 5 Pilihan S1 UNM yang Lagi Diburu Industri, Daftar Sekarang!
Bagi siswa SMA yang sedang mempersiapkan diri menuju jenjang perkuliahan, penting untuk mulai mengenali minat dan potensi diri sejak sekarang. Menggali informasi terkait jurusan, prospek karier, serta program unggulan kampus dapat membantu dalam mengambil keputusan yang lebih tepat.
Pada akhirnya, memilih kuliah bukan sekadar melanjutkan pendidikan, tetapi juga langkah strategis dalam mempersiapkan masa depan. Dengan pilihan jurusan yang tepat dan dukungan kampus yang relevan, siswa dapat melangkah lebih percaya diri menghadapi tantangan dunia kerja.
Dengan semangat “Universitas Nusa Mandiri: Ubah Mimpi Jadi Prestasi,” UNM berkomitmen mencetak generasi unggul yang siap bersaing di era digital dan mampu meraih masa depan gemilang.









