NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat sinergi dengan dunia industri guna memperluas peluang karier bagi mahasiswa dan alumni. Melalui Nusa Mandiri Career Center (NCC), UNM menjajaki kerja sama strategis dengan PT Scuto Indonesia, perusahaan pelapisan dan proteksi kendaraan yang memiliki lebih dari 150 cabang di seluruh Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung di kantor pusat PT Scuto Indonesia ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi berkelanjutan yang berfokus pada pengembangan talenta muda, rekrutmen lulusan, program magang, hingga keterlibatan praktisi industri dalam proses pembelajaran di kampus.
Buka Peluang Rekrutmen dan Magang untuk Mahasiswa
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri untuk memastikan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Wakil Rektor Bidang Non-Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha merupakan faktor penting dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
“Kami terus membangun hubungan yang erat dengan berbagai mitra industri agar mahasiswa dan lulusan Universitas Nusa Mandiri mendapatkan akses yang lebih luas terhadap peluang karier. Masukan dari dunia usaha dan dunia industri juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kualitas lulusan kami,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi, mulai dari program Campus Hiring, rekrutmen lulusan, kuliah praktisi, program magang, hingga pengembangan riset dan inovasi yang melibatkan akademisi serta praktisi industri.
Manager HRD PT Scuto Indonesia, Willy, menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk mendapatkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri.
“Scuto siap mendukung kerja sama ini, termasuk melalui keterlibatan praktisi sebagai tenaga pengajar yang dapat berbagi pengalaman dan wawasan industri kepada mahasiswa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama kerja sama ini adalah membuka akses karier yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni Universitas Nusa Mandiri.
“Melalui kerja sama dengan PT Scuto Indonesia, kami berharap dapat menghadirkan lebih banyak peluang rekrutmen yang sesuai dengan kompetensi lulusan Universitas Nusa Mandiri. Selain itu, mahasiswa juga dapat memperoleh wawasan industri secara langsung melalui berbagai program kolaboratif yang akan dijalankan,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (9/6).
Di sisi lain, Ridho, perwakilan HRD PT Scuto Indonesia, mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini membutuhkan talenta-talenta muda yang memiliki kompetensi digital dan kemampuan adaptasi tinggi, khususnya pada bidang Digital Marketing dan Outlet Head.
“Kami mencari kandidat yang mampu membuat konten kreatif, memahami algoritma media sosial, serta memiliki kemampuan komunikasi dan pengelolaan operasional yang baik untuk mendukung penguatan lini marketing dan sales perusahaan,” ungkap Ridho.
Baca juga:Humas Universitas Nusa Mandiri Ikuti Penjajakan Kerjasama dengan OrangeCloud Secara Online
Kolaborasi ini akan diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai landasan implementasi berbagai program strategis yang melibatkan kedua institusi.
Selain membuka peluang magang dan rekrutmen, kerja sama juga direncanakan mencakup program dosen tamu dari praktisi industri, penelitian bersama di bidang teknologi dan ilmu komputer, serta berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan industri masa depan.
Melalui sinergi ini, Universitas Nusa Mandiri dan PT Scuto Indonesia berharap dapat menciptakan ekosistem kolaboratif yang saling menguntungkan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri otomotif maupun digital di era transformasi teknologi.










