
NusamandiriNews, Jakarta – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang kian pesat telah mengubah peta kebutuhan dunia kerja. Berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, keuangan, bisnis, hingga industri kreatif, kini memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan inovasi. Kondisi ini mendorong perguruan tinggi untuk menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan transformasi digital dan kebutuhan industri masa depan.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kualitas pendidikan melalui Program Studi S1 Informatika yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi teknologi terkini, termasuk pemahaman mengenai Artificial Intelligence.
Universitas Nusa Mandiri Siapkan Mahasiswa Informatika Jadi Talenta Digital
Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Kampus Jatiwaringin, Sofian Wira Hadi, mengatakan bahwa penguasaan AI kini menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu bersaing di era digital.
“Artificial Intelligence bukan lagi teknologi masa depan, tetapi telah menjadi bagian dari berbagai aktivitas industri saat ini. Karena itu, mahasiswa perlu memahami perkembangan AI agar mampu beradaptasi, menciptakan inovasi, dan menjadi talenta digital yang dibutuhkan dunia kerja,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (23/7).
Menurut Sofian, pembelajaran informatika saat ini tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan pemrograman. Mahasiswa juga harus memiliki kemampuan analitis, berpikir kritis, memecahkan masalah, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan solusi yang berdampak bagi masyarakat.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri menghadirkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Melalui Program Studi S1 Informatika, mahasiswa tidak hanya mempelajari dasar-dasar ilmu komputer dan pengembangan perangkat lunak, tetapi juga dibekali kompetensi di bidang Artificial Intelligence, Data Science, Cyber Security, Cloud Computing, Internet of Things (IoT), hingga pengembangan sistem cerdas berbasis kebutuhan industri,” katanya.
Selain pembelajaran di kelas, ungkapnya, mahasiswa juga didorong mengikuti berbagai proyek, pelatihan, sertifikasi, kompetisi, dan kolaborasi dengan dunia industri agar memiliki pengalaman nyata dalam mengimplementasikan teknologi digital.
Sofian menambahkan bahwa kemampuan belajar sepanjang hayat menjadi faktor penting bagi lulusan informatika di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
“Teknologi akan terus berkembang, begitu pula kebutuhan industri. Yang paling penting adalah mahasiswa memiliki fondasi keilmuan yang kuat, kemampuan belajar secara berkelanjutan, dan kesiapan untuk beradaptasi dengan setiap perubahan yang terjadi,” jelasnya.
Saat ini, kebutuhan tenaga profesional di bidang informatika tidak hanya datang dari perusahaan teknologi. Sektor perbankan, pemerintahan, kesehatan, pendidikan, manufaktur, hingga startup digital juga terus mencari talenta yang mampu mengembangkan solusi berbasis AI dan teknologi digital.
“Melalui ekosistem pembelajaran berbasis industri, dosen profesional, laboratorium modern, serta berbagai program pengembangan kompetensi, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen mencetak lulusan Informatika yang inovatif, adaptif, dan siap menjadi bagian dari transformasi digital Indonesia,” paparnya.
Bagi lulusan SMA/SMK/sederajat yang ingin membangun karier di bidang teknologi informasi, Program Studi S1 Informatika Universitas Nusa Mandiri membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id atau aplikasi MyNusa PMB.








