
NusamandiriNews, Depok – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah wajah industri, mulai dari jaringan komputer, keamanan siber, hingga pengelolaan data. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kualitas pembelajaran berbasis industri melalui partisipasinya dalam Indonesia Instructor Conference Cisco Networking Academy 2026 yang berlangsung di Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru.
Pada hari pertama konferensi, peserta mengikuti sesi bertajuk “New Cisco in the Era of AI” yang disampaikan oleh Amin Setiawan, System Engineer Cisco Indonesia. Dalam paparannya, Amin menjelaskan bagaimana Cisco mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence ke berbagai solusi jaringan, cybersecurity, otomatisasi, hingga infrastruktur digital yang kini digunakan oleh berbagai perusahaan global.
Universitas Nusa Mandiri Siapkan Talenta Digital
Menurutnya, transformasi AI turut mengubah kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia. Karena itu, perguruan tinggi dituntut menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kompetensi praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui Cisco Networking Academy, perguruan tinggi memiliki akses terhadap berbagai materi berstandar internasional, seperti Cisco for Industry, Python Programming, Computer Networking, Artificial Intelligence, Data Science, Cybersecurity, Cloud Computing, hingga Network Automation. Seluruh materi tersebut dirancang untuk membentuk talenta digital yang siap menghadapi era transformasi teknologi.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri telah menjadi bagian dari Cisco Networking Academy dan terus menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan industri. Komitmen tersebut diperkuat melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1, yakni tiga tahun pembelajaran di kampus yang dipadukan dengan satu tahun magang profesional di dunia industri. Skema ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja nyata sebelum menyelesaikan studi.
Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda sekaligus Cisco Academy Trainer, Andry Maulana, M.Kom, mengatakan bahwa perkembangan AI menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk memperbarui model pembelajaran.
“Transformasi digital membuat kompetensi di bidang Artificial Intelligence, Computer Networking, Cybersecurity, hingga Data Science menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor industri. Karena itu, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat pembelajaran melalui Cisco Networking Academy dan Program 3+1 agar mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman industri yang menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja. Kami ingin memastikan lulusan Universitas Nusa Mandiri benar-benar siap bersaing di era AI,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (23/7).
Baca juga:Dosen Informatika UNM Ikuti Konferensi Cisco 2026, Perkuat Kompetensi Talenta Digital Siap Industri
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Cisco Networking Academy membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar menggunakan kurikulum berstandar global, mengikuti pelatihan teknologi terkini, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan perusahaan nasional maupun multinasional.
“Melalui Program Studi Informatika, Sistem Informasi, dan Sains Data, Universitas Nusa Mandiri menghadirkan pembelajaran berbasis proyek, dosen profesional, laboratorium modern, serta jejaring kemitraan dengan industri teknologi. Seluruh ekosistem tersebut dirancang untuk mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di era digital,” katanya.
Bagi lulusan SMA/SMK/sederajat yang bercita-cita membangun karier di bidang teknologi informasi, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id atau aplikasi MyNusa PMB.








