NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak talenta digital unggul melalui penyelenggaraan AI Workshop: From Basic to Real-World Application yang sukses digelar pada Selasa (9/6) di UNM Kampus Margonda Jl, Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok.
Kegiatan ini menghadirkan Duwi Cahya Putri Buani selaku dosen, peneliti, sekaligus asesor kompetensi sebagai narasumber utama. Workshop dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman menyeluruh mengenai konsep dasar Artificial Intelligence (AI), algoritma, hingga implementasi teknologi kecerdasan buatan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan nyata yang dihadapi industri.
Baca juga:UNM Jemput Peluang DUDI, Siapkan Mahasiswa Kuasai Live-Commerce
Mahasiswa UNM Dibekali Skill yang Diburu Industri
Pesatnya perkembangan AI telah mengubah cara organisasi, perusahaan, hingga institusi pendidikan beroperasi. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memahami bagaimana teori AI dapat diterapkan menjadi solusi yang memiliki nilai guna di dunia kerja. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya penyelenggaraan workshop yang menggabungkan pemahaman konseptual dan praktik implementasi secara langsung.
Dalam sesi pemaparan, peserta diajak memahami fondasi algoritma yang menjadi dasar pengembangan sistem berbasis AI. Materi yang disampaikan mencakup proses identifikasi masalah, penyusunan logika pemrograman, pengolahan data, hingga penerapan teknologi AI untuk menghasilkan solusi yang efektif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan industri.
Selain memperkuat kompetensi teknis, workshop ini juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan problem solving, berpikir kritis, serta kreativitas dalam membangun inovasi berbasis teknologi.
Narasumber workshop, Duwi Cahya Putri Buani, menegaskan bahwa penguasaan AI saat ini menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang teknologi.
“Artificial Intelligence bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan saat ini. Mahasiswa perlu memahami bahwa AI bukan sekadar teori atau algoritma, melainkan alat yang dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan nyata di berbagai sektor. Semakin dini mahasiswa memahami konsep dan implementasinya, semakin besar peluang mereka untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik agar mahasiswa mampu menghasilkan solusi yang benar-benar dapat diterapkan.
“Dunia industri membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikan teknologi menjadi produk atau layanan yang memberikan manfaat. Karena itu, pengalaman praktik seperti workshop ini sangat penting untuk membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, mengapresiasi antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop AI menjadi bagian dari upaya Universitas Nusa Mandiri dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi global.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri. Workshop ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana Artificial Intelligence diterapkan dalam dunia nyata, sekaligus mengembangkan kompetensi yang sangat dibutuhkan di era transformasi digital,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (11/6).
Ia menambahkan bahwa kemampuan di bidang AI akan menjadi salah satu kompetensi strategis yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di masa depan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menciptakan solusi berbasis teknologi. Melalui berbagai seminar, workshop, dan program pengembangan kompetensi, kami berkomitmen membekali mahasiswa dengan keterampilan yang mampu menjawab tantangan industri digital,” ungkapnya.
Baca juga:Bukan Sekadar Workshop AI, HIMSI UNM Cetak Mahasiswa Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa yang berdiskusi mengenai tren AI, peluang karier di bidang kecerdasan buatan, hingga implementasi teknologi tersebut dalam berbagai sektor industri.
Keberhasilan penyelenggaraan workshop ini semakin menegaskan komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Melalui berbagai program penguatan kompetensi digital, UNM terus mendorong mahasiswa untuk siap menghadapi era transformasi teknologi dan menjadi talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.










