NusamandiriNews, Jakarta – Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi lulusan perguruan tinggi saat memasuki dunia kerja adalah minimnya pengalaman profesional. Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, banyak perusahaan kini tidak hanya mencari lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman kerja yang relevan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai bagian dari Kampus Digital Bisnis menghadirkan Internship Experience Program (IEP) 3+1, sebuah program unggulan yang memungkinkan mahasiswa menempuh tiga tahun perkuliahan dan satu tahun magang profesional di dunia industri.
Baca juga:Mahasiswi UNM Tembus Bank Mandiri Taspen, Jadi Graphic Designer Lewat IEP 3+1
FEB UNM Andalkan IEP 3+1
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh gelar akademik saat lulus, tetapi juga pengalaman kerja nyata yang menjadi nilai tambah dalam membangun karier dan meningkatkan daya saing di dunia profesional.
Sebagai fakultas yang menaungi Program Studi Manajemen dan Program Studi Bisnis Digital, FEB Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul, mandiri, dan inovatif berbasis digital. Mahasiswa dibekali kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri modern, mulai dari manajemen bisnis, kewirausahaan, digital marketing, analisis bisnis, hingga transformasi digital.
Program magang satu tahun penuh ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam aktivitas profesional di perusahaan dan organisasi mitra. Selain mengasah keterampilan teknis, mahasiswa juga mengembangkan berbagai soft skills yang sangat dibutuhkan dunia kerja, seperti komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan adaptasi, hingga problem solving.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri, Ida Zuniarti, menegaskan bahwa pengalaman industri menjadi faktor penting dalam membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
“Saat ini perusahaan membutuhkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dalam dunia kerja. Melalui Internship Experience Program 3+1, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung di lingkungan profesional sehingga mereka lebih siap menghadapi kebutuhan industri setelah lulus,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (17/6).
Menurutnya, integrasi antara pembelajaran akademik dan pengalaman industri menjadi salah satu keunggulan yang terus dikembangkan FEB Universitas Nusa Mandiri.
“Kami ingin mahasiswa memiliki bekal yang lengkap, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun pengalaman. Program ini menjadi jembatan yang mempertemukan dunia kampus dengan dunia industri sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing di era ekonomi digital,” tambahnya.
Selain meningkatkan kompetensi, program magang juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk membangun jejaring profesional sejak masih kuliah. Banyak peserta magang yang berhasil mendapatkan kesempatan karier lebih cepat karena telah memiliki pengalaman kerja dan portofolio yang kuat sebelum menyelesaikan studi.
Baca juga:Belum Lulus Sudah Masuk Dunia Perbankan, Mahasiswa UNM Sukses Lewat IEP 3+1
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan berbagai program yang mendukung kesiapan karier mahasiswa. Pendekatan pembelajaran berbasis industri menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi inovator, entrepreneur, dan pemimpin bisnis masa depan.
“Dengan visi menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang unggul, mandiri, dan inovatif berbasis digital, FEB Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat sinergi antara pendidikan dan dunia industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan, aplikatif, dan berdampak nyata bagi masa depan karier mereka,” jelasnya.










