
NusamandiriNews, Jakarta – Pengalaman praktik kerja di industri menjadi jembatan penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan ke dunia nyata. Langkah ini sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan kualifikasi di dunia kerja modern.
Melalui Program Internship Experience Program (IEP) 3+1, Rosalia Elna Plewang, mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, berhasil lolos magang di PT Racer Robot Indonesia. Selama periode magang dari 7 Juli hingga 19 Desember 2026, ia bertugas mengembangkan game edukasi untuk siswa kelas VI SD hingga SMA.
Baca juga: UNM Gandeng Bank Syariah Indonesia, Buka Peluang Magang IEP 3+1 untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Kesempatan tersebut diperoleh Rosalia setelah mengikuti lokakarya yang diselenggarakan oleh perusahaan mitra. Informasi rekrutmen serta pendampingan administrasi dari Nusa Mandiri Career Center (NCC) yang membantu persiapannya hingga berhasil menembus proses seleksi.
Dalam menjalankan tugasnya, Rosalia menerapkan ilmu perancangan antarmuka (UI/UX) dan dasar pemrograman yang didapat di bangku kuliah. Selain kemampuan teknis, keaktifannya di organisasi kampus seperti Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMSI) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) turut mengasah kemampuan komunikasi serta kerja sama tim.
Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menyampaikan bahwa program IEP 3+1 ini dirancang untuk menjembatani mahasiswa dengan kebutuhan dunia kerja. Pembekalan pengalaman langsung di lapangan menjadi salah satu strategi agar para lulusan memiliki daya saing tinggi.
“Pengalaman magang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknis, soft skills, serta memahami budaya kerja profesional,” kata Faisal dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/7).
Ia menambahkan, pembiasaan budaya industri sejak dini menjadi kunci penting agar mahasiswa memiliki kesiapan matang sehingga dapat lulus kuliah cepat kerja. Program IEP 3+1 sendiri, kata Faisal, mahasiswa UNM kuliah hanya 3 tahun dan 1 tahunnya magang di industri.
Baca juga: Kuliah Saja Tak Cukup! Universitas Nusa Mandiri Siapkan Mahasiswa Kerja Sebelum Wisuda Lewat IEP 3+1
Sementara itu, Ketua Prodi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, mengapresiasi pencapaian mahasiswanya. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran di kampus mampu menjawab kebutuhan industri digital saat ini.
“Kami berharap pengalaman Rosalia dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan memanfaatkan berbagai peluang yang disediakan kampus,” kata Dr. Sukmawati.
Melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. Langkah ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di era digital.








