UNM Kampus Margonda Gelar Pelatihan Public Speaking

NusamandiriNews, Depok — Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Margonda menggelar Pelatihan Public Speaking bagi enam mahasiswa penerima Beasiswa Jalur Undangan (BJU). Kegiatan pembinaan karakter dan keahlian komunikasi ini berlangsung pada Senin (7/9) di Mini Theater UNM Kampus Margonda, Depok, Jawa Barat.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai peran Master of Ceremony (MC), Host, dan Moderator, sekaligus simulasi langsung mengatasi situasi tak terduga saat memandu acara. UNM sebagai Kampus Digital Bisnis menggelar agenda ini untuk mengasah keahlian nonteknis (soft skill) mahasiswa penerima beasiswa agar unggul secara akademik maupun komunikasi.

Baca juga:Akreditasi Unggul, Sains Data UNM Makin Siap Cetak Talenta Digital Masa Depan

UNM Kampus Margonda Gelar Pelatihan Public Speaking

Materi pelatihan disampaikan oleh Marriszka Suherman dan Najwa Salsabila, mahasiswa UNM berpengalaman di bidang pemanduan acara. Marriszka menekankan bahwa keberanian berbicara di depan publik harus diimbangi dengan kemampuan mengendalikan situasi serta improvisasi yang tenang.

“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah memberikan bekal kepada teman-teman agar mereka tidak hanya berani berbicara di depan audience, tetapi juga tahu bagaimana cara membawa sebuah acara, membangun interaksi, dan tetap tenang ketika terjadi hal-hal yang tidak sesuai rundown,” ujar Marriszka.

Sementara itu, Kepala Kampus UNM Margonda, Andry Maulana, menjelaskan bahwa pembinaan bagi penerima beasiswa tidak berhenti pada bantuan pendidikan semata. Penguasaan kepemimpinan, komunikasi, dan kreativitas menjadi fokus penting dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing.

“Dunia kerja hari ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya pintar secara teori. Mereka harus mampu menyampaikan ide, melakukan presentasi, bekerja dalam tim, membangun networking, bahkan berani menjadi pemimpin. Inilah yang terus kami dorong di Universitas Nusa Mandiri,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (10/9).

Pemateri lainnya, Najwa Salsabila, menambahkan bahwa praktik langsung merupakan sarana efektif untuk membiasakan mahasiswa tampil di hadapan publik secara percaya diri.

Baca juga:Prodi Sains Data UNM Raih Akreditasi Unggul, Bidik Lulusan Berdaya Saing Global

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendengarkan materi saja, melainkan diberikan kesempatan untuk praktik secara langsung. Ke depannya, para mahasiswa akan terbiasa untuk berbicara di depan umum dan siap untuk diterjunkan ke dalam event-event skala kecil hingga besar,” jelas Najwa.

Pelatihan interaktif ini menjadi bukti komitmen UNM dalam memfasilitasi pengembangan potensi mahasiswa di luar ruang kuliah. Melalui pembekalan kemampuan komunikasi yang terarah, para mahasiswa penerima beasiswa siap menerjunkan diri secara aktif dalam berbagai kegiatan akademik, organisasi, hingga dunia profesional.