
NusamandiriNews, Jakarta – Prestasi mahasiswa tidak lahir hanya dari kemampuan individu. Ada proses panjang, pendampingan dosen, dan dukungan lingkungan kampus yang ikut menentukan sejauh mana potensi dapat berkembang. Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam pemberian penghargaan kepada mahasiswa berprestasi di Aula UNM Kampus Jatiwaringin, Jl Raya Jatiwaringin No 2, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (29/10).
Dalam rangkaian kegiatan yang diisi dengan Seminar Artificial Intelligence dan peluncuran buku, Universitas Nusa Mandiri (UNM) memberikan apresiasi melalui sembilan kategori awarding yang mencakup pencapaian mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional, riset, olahraga, kewirausahaan, kreativitas, hingga kontribusi dalam tim.
Baca juga:Dua Mahasiswa UNM Jadi LO di Indonesia Sharia Economic Festival 2026
Sembilan Kategori Penghargaan UNM
Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan institusi terhadap kerja keras mahasiswa sekaligus peran dosen yang mendampingi mereka dalam meraih prestasi.
“Kami percaya keberhasilan mahasiswa tidak datang sendiri. Dengan memberikan apresiasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa UNM sangat menghargai upaya dosen dan sistem yang kita bangun untuk mencetak mahasiswa berprestasi,” ungkap Prof. Dwiza saat ditemui usai acara, pada Kamis (29/10).
Penghargaan yang diberikan UNM sebagai Kampus Digital Bisnis tidak hanya berfokus pada capaian akademik. Ragam kategori menunjukkan bahwa prestasi mahasiswa dapat tumbuh melalui berbagai jalur, mulai dari kompetisi internasional hingga pengembangan kreativitas dan kewirausahaan.
Berikut sembilan kategori penghargaan dalam awarding mahasiswa berprestasi UNM
1. UNM International Achievement Award
2. UNM National Champion Award
3. UNM Research & Innovation Award
4. UNM Sports Excellence Award
5. UNM Young Entrepreneur Award
6. UNM Arts & Creativity Award
7. UNM Student of the Year 2026
8. UNM Outstanding Achievement Team
9. UNM Rising Star Award
Ragam kategori tersebut memperlihatkan bahwa ruang berprestasi di perguruan tinggi tidak terbatas pada satu bidang. Mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan melalui riset, kompetisi, olahraga, kegiatan kreatif, maupun inisiatif usaha yang sesuai dengan minat dan potensinya.
Prof. Dwiza menegaskan bahwa UNM berupaya menghadirkan lingkungan pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk berkembang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Dukungan institusi juga menjadi bagian penting ketika mahasiswa ingin mengikuti kompetisi dan menguji kemampuan mereka di tingkat yang lebih luas.
“UNM memberikan ruang dan lingkungan yang tidak hanya mendorong sukses secara akademik, tetapi juga inovasi yang baik. Ketika mahasiswa berprestasi dan ingin mengikuti kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional, institusi selalu memberikan dukungan penuh dan memfasilitasi perlombaannya secara lengkap,” tegasnya.
Baca juga:Rektor UNM Tegaskan Ketekunan dan Integritas Tetap Jadi Kunci Prestasi di Era AI
Dukungan tersebut menempatkan prestasi sebagai hasil kerja bersama. Mahasiswa menjalani proses pengembangan kemampuan, dosen berperan dalam pendampingan, sementara institusi menyediakan lingkungan yang mendukung proses belajar dan partisipasi dalam kompetisi.
Melalui penghargaan ini, UNM berharap pencapaian para penerima dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani mencoba peluang baru.
Pada usia ke-25, apresiasi terhadap mahasiswa berprestasi juga menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah perguruan tinggi tidak hanya tercermin dari perkembangan institusinya, tetapi juga dari kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk tumbuh, berkarya, dan membawa kemampuan mereka ke ruang yang lebih luas.







