Program Magister Informatika UNM Jawab Tantangan Disrupsi AI

NusamandiriNews, Jakarta–Program Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri (UNM) menghadirkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) untuk membantu para praktisi IT dan profesional menjawab tantangan disrupsi Artificial Intelligence (AI). Program ini dirancang untuk mengakselerasi peran tenaga kerja dari sekadar eksekutor teknis menjadi konseptor dan pemimpin digital (digital leader).

Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan industri modern yang kini mulai mengotomatisasi pekerjaan teknis tingkat dasar. Melalui jenjang S2, mahasiswa dibekali kemampuan merancang arsitektur sistem berskala besar, mengaudit keamanan informasi, serta mengambil keputusan berbasis mahadata (big data).

Baca juga:Akreditasi Unggul Jadi Bukti, Doktor Informatika UNM Serius Garap Riset Teknologi

Program Magister Informatika UNM Jawab Tantangan Disrupsi AI

S2 Informatika UNM menawarkan empat peminatan utama, yaitu Artificial Intelligence & Data Science, Software Engineering & Blockchain, Computer Vision, dan Digital Business Information Systems. Masa studi dirancang dapat diselesaikan dalam 3 semester (36 SKS) dengan skema perkuliahan fleksibel bagi pekerja, serta program matrikulasi khusus bagi lulusan S1 non-IT.

Ketua Program Studi (prodi) Magister Informatika UNM, Prof. Dr. Agus Subekti menjelaskan pentingnya peningkatan kualifikasi pendidikan di era kecerdasan buatan.

“Di era kecerdasan buatan saat ini, industri tidak hanya membutuhkan eksekutor perintah teknis, melainkan sosok pemimpin digital yang mampu merancang solusi dan inovasi teknologi secara tepat guna,” kata Prof. Dr. Agus dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (30/10).

Baca juga:UNM Mantapkan Langkah Menuju Akreditasi Unggul untuk Magister Ilmu Komputer

Ia menegaskan bahwa program S2 Informatika UNM hadir sebagai sarana strategis bagi para profesional untuk memperkuat kompetensi agar siap bersaing di level manajerial,” tambahnya.

“Pendaftaran mahasiswa baru S2 Informatika UNM untuk periode perkuliahan Maret dan September kini telah dibuka melalui portal resmi pmb.nusamandiri.ac.id dengan penawaran beasiswa pendidikan hingga 25 persen. Langkah ini diharapkan dapat mendorong para profesional melakukan transformasi diri menjadi inovator teknologi yang adaptif terhadap perubahan jaman,” paparnya.