UNM Apresiasi Tiga Dosen Berprestasi

NusamandiriNews, Jakarta – Di balik prestasi mahasiswa, ada peran dosen yang kerap bekerja di balik layar. Mulai dari mendampingi proses penelitian, mengarahkan penyusunan proposal hibah, hingga mendorong mahasiswa berani berkompetisi. Kontribusi tersebut menjadi salah satu perhatian Universitas Nusa Mandiri (UNM) dalam memberikan apresiasi kepada dosen berprestasi pada peringatan Dies Natalis ke-25.

Penghargaan diberikan kepada tiga dosen dari program studi berbeda dalam rangkaian Seminar Artificial Intelligence dan peluncuran buku yang berlangsung di Aula UNM Kampus Jatiwaringin, Jl Raya Jatiwaringin, No 2, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (29/10). Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi sekaligus mendukung pengembangan potensi mahasiswa.

Baca juga:Rektor UNM Tegaskan Ketekunan dan Integritas Tetap Jadi Kunci Prestasi di Era AI

UNM Apresiasi Tiga Dosen Berprestasi

Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana menjelaskan bahwa penerima penghargaan diusulkan langsung oleh masing-masing program studi melalui ketua program studi dan dekan. Penilaian tidak hanya melihat aktivitas akademik, tetapi juga kepedulian dosen terhadap perkembangan mahasiswa dan kontribusinya bagi masyarakat.

“Kami percaya keberhasilan mahasiswa tidak lepas dari peran dosen pembimbingnya. Penghargaan ini diberikan kepada dosen-dosen yang memiliki kepedulian luar biasa, aktif mendampingi mahasiswa meraih prestasi nasional, serta konsisten menjalankan tridarma perguruan tinggi,” ungkap Prof. Dwiza dalam rilis yang diterima, pada Jumat (30/10).

Tiga dosen yang menerima penghargaan tahun ini adalah Taopik Hidayat dari Program Studi Sains Data, Sri Hadianti dari Program Studi Informatika, serta Johan Hendri Prasetyo dari Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Taopik Hidayat mendapat apresiasi atas perannya dalam memotivasi mahasiswa, menjaga integritas akademik, serta konsisten melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta hibah. Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa peran dosen tidak berhenti pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan kepedulian sosial.

Sementara itu, Sri Hadianti diapresiasi atas keterlibatannya dalam membimbing mahasiswa berprestasi serta produktivitasnya dalam penelitian dan publikasi jurnal ilmiah di tingkat nasional maupun internasional. Peran pembimbingan dan aktivitas riset menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk terus berkembang.

Adapun Johan Hendri Prasetyo dinilai aktif membina kelompok mahasiswa penerima hibah, termasuk dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Ia juga konsisten berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat setiap semester.

“Ketiga penerima penghargaan tersebut memperlihatkan bahwa kontribusi dosen UNM dapat hadir melalui beragam jalur, mulai dari penguatan karakter mahasiswa, pengembangan riset, hingga pendampingan inovasi dan kewirausahaan,” katanya.

Prof. Dwiza menjelaskan bahwa penilaian dosen berprestasi mencakup sejumlah aspek, di antaranya pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, perolehan hibah kompetitif tingkat nasional, serta keberlanjutan pengembangan karier dan kepangkatan akademik.

Menurutnya, konsistensi dalam memperoleh hibah dan mendampingi mahasiswa meraih prestasi merupakan indikator kontribusi yang patut diapresiasi. Upaya tersebut membutuhkan kemampuan akademik, kualitas penyusunan proposal, serta komitmen dalam membimbing mahasiswa.

Baca juga:Prodi Sains Data UNM Sediakan Pilihan Kelas Karyawan dan Reguler

“Jika seorang dosen bisa mendapatkan hibah berkali-kali atau konsisten mengantar mahasiswanya juara, itu menandakan kualitas penulisan proposal dan komitmen pembimbingannya sangat luar biasa. Kami berharap penghargaan ini menjadi teladan dan praktik baik bagi seluruh dosen di lingkungan UNM untuk terus termotivasi berkarya,” pungkasnya.

Melalui apresiasi ini, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis mendorong agar dedikasi para dosen tidak hanya menjadi capaian individual, tetapi juga menginspirasi tumbuhnya budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berkelanjutan.