Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Integrasi Kecerdasan Buatan Dalam Pengembangan Perangkat Lunak Untuk Transformasi Digital

badge-check

Jakarta, NusamandiriNews—Di era digitalisasi, integrasi kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan perangkat lunak menjadi kunci utama dalam mendorong transformasi digital. Program Studi (prodi) Informatika Universitas Nusa Mandiri (UNM) memahami betul peran penting AI dalam menciptakan solusi teknologi yang inovatif dan efisien.

Arfhan Prasetyo, ketua prodi Informatika Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Nusa Mandiri (UNM) menyampaikan bahwa demi meningkatkan pengetahuan dan menintegrasikan kecerdasan buatan dalam pengembangan perangkat lunak untuk transformasi digital, prodi Informatika sukses menggelar seminar juga workshop AI.

Baca juga: Prodi Informatika Sukses Gelar Workshop Data Mining

Transformasi Digital

“Salah satu, seminar yang sukses diselenggarakan yakni bertema “Integration of Artificial Intelligence in Software Development: Driving Digital Transformation”. Seminar ini tidak hanya sekadar memberikan pengetahuan teknis tentang AI, tetapi juga menggambarkan bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk mengubah cara kita mengembangkan perangkat lunak,” papar Arfhan dalam rilis yang diterima, Rabu (19/6).

Dengan memanfaatkan AI, kata Arfhan proses pengembangan dapat menjadi lebih cepat, akurat dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Hal ini menjadi langkah maju yang signifikan dalam menghadirkan produk perangkat lunak yang lebih responsif dan proaktif dalam memenuhi tantangan bisnis modern.

“Lewat seminar ini, kami menekankan bahwa penguasaan AI menjadi sebuah keharusan bagi para pengembang perangkat lunak yang ingin tetap relevan di industri teknologi. AI memungkinkan otomatisasi proses yang sebelumnya membutuhkan intervensi manusia, mengurangi kesalahan dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan,” ungkapnya.

Baca juga: Prodi Informatika FTI UNM Akan Gelar Seminar Strategi Inovatif Dalam Technopreneurship

Menurut Arfhan, pengembangan perangkat lunak yang didukung AI tidak hanya lebih canggih, tetapi juga lebih mampu beradaptasi dengan perubahan dinamis di pasar.

“Prodi Informatika Universitas Nusa Mandiri percaya bahwa dengan mengintegrasikan AI dalam kurikulum dan kegiatan akademik, dapat mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pemimpin teknologi masa depan. Mahasiswa/i akan memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk mendorong inovasi dan memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor industri,” tutupnya. (UMF)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa UNM Bikin AI Kesehatan Dunia Siap, Tertinggal Kalau Masih Manual

12 Mei 2026 - 13:46 WIB

Mahasiswa UNM Bikin AI Kesehatan

Lulusan Bisnis Digital Tak Cukup Jago Teori, UNM Cetak Talenta Hybrid Siap Kuasai Industri

12 Mei 2026 - 13:15 WIB

Lulusan Bisnis Digital Tak Cukup Jago Teori

Siap Kerja Global! Mahasiswa FTI UNM Jalani Sertifikasi Kompetensi Analis Program

11 Mei 2026 - 15:18 WIB

Mahasiswa FTI UNM Jalani Sertifikasi Kompetensi

UNM Perkuat Inovasi Digital, Sentra Kekayaan Intelektual Resmi Dibentuk di Jakarta

11 Mei 2026 - 14:54 WIB

UNM Perkuat Inovasi Digital

Ingin Jadi AI Engineer atau Software Developer? Informatika UNM dan IEP 3+1 Siapkan Kamu Sejak Kuliah!

11 Mei 2026 - 12:17 WIB

Ingin Jadi AI Engineer atau Software Developer?
Sedang Tren di Berita