NusamandiriNews, Jakarta — Dunia kerja di era digital kini menuntut lulusan yang tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga mampu menguasai teknologi secara langsung. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan Program Studi (Prodi) Bisnis Digital dengan kurikulum inovatif berbasis Hybrid Skills, yakni perpaduan strategis antara kompetensi bisnis dan teknologi informasi.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar manajemen bisnis secara konvensional, tetapi juga dibekali kemampuan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri digital modern. Kurikulum Prodi Bisnis Digital UNM dirancang agar mahasiswa mampu memahami strategi bisnis sekaligus menguasai tools teknologi yang mendukung operasional perusahaan berbasis digital.
Baca juga:IEP 3+1 UNM Bukan Sekadar Kuliah, Tapi Jalan Cepat Masuk Industri Digital
Lulusan Bisnis Digital Tak Cukup Jago Teori
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, menjelaskan bahwa kebutuhan industri saat ini mengalami perubahan sangat cepat sehingga lulusan harus memiliki kemampuan multidisiplin agar mampu bersaing di dunia kerja.
“Perusahaan saat ini membutuhkan talenta yang mampu memahami bisnis sekaligus teknologi. Karena itu, kami menghadirkan kurikulum berbasis Hybrid Skills agar mahasiswa tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan teknologi untuk menyelesaikan berbagai tantangan bisnis digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (12/5).
Ia menambahkan bahwa mahasiswa Prodi Bisnis Digital UNM dibekali kemampuan analisis data, digital marketing, business intelligence, hingga penguasaan tools teknologi seperti Python dan SQL untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
“Mahasiswa kami tidak hanya belajar strategi bisnis di kelas, tetapi juga praktik langsung menggunakan teknologi modern untuk membaca tren pasar, mengelola data bisnis, hingga membangun solusi digital yang dibutuhkan industri saat ini,” tambahnya.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri juga menghadirkan program unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1, yaitu tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman langsung di luar kampus melalui magang profesional, proyek industri, maupun riset bersama perusahaan mitra.
Program IEP 3+1 memberikan kesempatan mahasiswa untuk merasakan dunia profesional sebelum lulus sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan industri digital yang terus berkembang. Didukung jaringan lebih dari 300 perusahaan nasional dan multinasional, mahasiswa memiliki peluang membangun pengalaman kerja dan relasi industri lebih awal.
Baca juga:Kuliah IT Gratis Sampai Lulus? Beasiswa Hebat 2026 Jadi Solusi Gen Z di Tengah Krisis Ekonomi
Selain menghadirkan pendidikan berbasis industri, UNM juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang modern seperti sport center, sarana olahraga, hingga fasilitas padel untuk mendukung pengembangan soft skills dan gaya hidup sehat mahasiswa. Jaringan alumni yang kuat juga menjadi nilai tambah dalam membuka peluang karier lulusan di berbagai sektor industri digital.
Tak hanya itu, UNM juga memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa melalui biaya kuliah yang bisa dicicil serta program free SSP/uang gedung sehingga akses pendidikan tinggi menjadi lebih terjangkau.
Dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak generasi muda unggul yang adaptif, inovatif, dan siap menjadi talenta digital masa depan. Informasi pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri dapat diakses melalui laman resmi https://pmb.nusamandiri.ac.id/










