NusamandiriNews, Depok — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin masif kini menjadi perhatian utama dunia pendidikan dan industri digital. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menggelar seminar bertajuk “Membangun Aplikasi Cerdas: Implementasi AI untuk Transformasi Digital Bisnis” pada Rabu (13/5) di Aula UNM Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok.
Kegiatan ini menghadirkan praktisi AI dan data analytics, Arief Rama Syarif, sebagai narasumber utama. Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang ingin memahami lebih dalam implementasi AI dalam pengembangan aplikasi modern dan transformasi bisnis berbasis teknologi.
Baca juga:Kampus Tak Butuh Dosen Biasa, UNM Dorong Akademisi Naik Kelas
AI Sudah Kuasai Industri
Dalam pemaparannya, Arief Rama Syarif menegaskan bahwa AI kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan nyata di berbagai sektor industri digital.
“AI saat ini sudah digunakan hampir di seluruh sektor industri untuk meningkatkan efisiensi, akurasi data, hingga pengalaman pengguna. Mahasiswa informatika harus mulai memahami implementasi AI secara praktis, bukan hanya teori,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa penguasaan teknologi seperti machine learning, data analytics, automation workflow, hingga pengembangan aplikasi cerdas akan menjadi kompetensi penting bagi talenta digital masa depan. Menurutnya, mahasiswa perlu membangun pola pikir inovatif sejak di bangku kuliah agar mampu bersaing di era transformasi digital global.
Arief juga menyoroti besarnya peluang AI dalam menciptakan solusi digital yang berdampak nyata bagi masyarakat, mulai dari chatbot, sistem rekomendasi, computer vision, hingga analisis data bisnis berbasis kecerdasan buatan.
Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika (S1) Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Praseyto, menyampaikan bahwa seminar ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.
“Mahasiswa Informatika tidak cukup hanya menguasai coding, tetapi juga harus memahami bagaimana teknologi AI mampu memberikan solusi nyata bagi dunia bisnis dan masyarakat. Karena itu, kami terus menghadirkan kegiatan akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi terbaru,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (18/5).
Baca juga:Informatika Bukan Cuma Ngoding! UNM Bongkar Peluang AI hingga Bisnis Digital
Ia menambahkan, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong mahasiswa aktif mengikuti seminar, workshop, hingga kolaborasi industri guna memperkuat kompetensi digital dan kesiapan kerja lulusan di era AI.
Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep Artificial Intelligence secara teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi aplikasi cerdas yang relevan dengan kebutuhan industri modern. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah nyata Universitas Nusa Mandiri dalam mencetak talenta digital yang inovatif, kreatif, dan siap bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.










