NusamandiriNews, Jakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM). Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM kembali membuktikan kualitas mahasiswanya melalui capaian Keshya Khalistamerli Siregar yang berhasil lolos program magang di FYP Media Management, sebuah creative agency dan talent management yang tengah berkembang pesat di industri kreatif digital.
Tak hanya berhasil bergabung sebagai peserta magang, mahasiswa semester empat tersebut langsung dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Head of Creative. Pencapaian ini menjadi sorotan karena diraih di usia akademis yang masih sangat muda.
Baca juga:Prestasi Bukan Cuma Nilai, UNM Dorong Talenta Muda Siap Bersaing di Era Digital
Mahasiswa Bisnis Digital UNM Sudah Jadi Head of Creative!
Keberhasilan Keshya menempatkannya di lingkungan industri kreatif profesional yang dinamis, di mana ia harus memimpin sekaligus berkolaborasi dengan berbagai talenta dari sejumlah universitas ternama di Indonesia.
Posisi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kompetensi, kreativitas, dan kemampuan adaptasi mahasiswa mampu menjadi faktor utama dalam memenangkan persaingan di era industri digital.
Keshya dinilai memiliki kemampuan kepemimpinan, kreativitas visual, komunikasi, serta pemahaman tren digital yang kuat sehingga dipercaya memimpin tim kreatif dalam berbagai project industri.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa sistem pembelajaran di Universitas Nusa Mandiri tidak hanya berfokus pada teori di ruang kelas, tetapi juga mendorong mahasiswa membangun portofolio dan pengalaman industri nyata sejak dini.
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan Keshya menjadi bukti bahwa mahasiswa Bisnis Digital UNM memiliki daya saing yang kuat di industri kreatif modern.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Keshya yang mampu menunjukkan kualitas dan kompetensinya di industri kreatif nasional. Ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri tidak hanya belajar teori, tetapi juga dipersiapkan untuk mampu memimpin, berinovasi, dan beradaptasi di dunia industri digital yang sangat dinamis,” jelasnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Senin (25/5).
Ia juga menegaskan bahwa kurikulum Program Studi Bisnis Digital UNM dirancang agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus menghadirkan pembelajaran berbasis praktik, project, dan pengalaman industri nyata. Kami ingin mahasiswa memiliki portofolio, kemampuan problem solving, kreativitas, dan leadership yang dibutuhkan perusahaan maupun industri kreatif digital,” tambahnya.
Baca juga:Beasiswa 100% Sains Data UNM Dibuka, Kesempatan Emas Jadi Talenta Digital Masa Depan!
Ia menegaskan bahwa keselarasan pembelajaran dengan kebutuhan industri juga diperkuat melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1, program unggulan UNM yang memberikan kesempatan mahasiswa menjalani pengalaman industri secara langsung sebelum lulus kuliah.
Melalui program tersebut, imbuhnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman akademik, tetapi juga pengalaman profesional yang mampu meningkatkan kesiapan karier mereka di masa depan.
“Capaian Keshya Khalistamerli Siregar diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, membangun kreativitas, dan berani mengambil peluang di tengah pesatnya perkembangan industri digital,” ungkapnya.










