NusamandiriNews, Jakarta – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat kebutuhan talenta di bidang data terus meningkat. Saat ini, perusahaan dan industri tidak hanya membutuhkan lulusan yang mampu menggunakan teknologi, tetapi juga individu yang dapat membaca, mengolah, dan menganalisis data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Kondisi tersebut menjadikan Program Studi Sains Data sebagai salah satu jurusan paling prospektif dan diburu industri di era digital. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan kebijakan terbaru melalui Program Beasiswa Jalur Undangan (BJU) Tahun 2026 khusus untuk Program Studi Sains Data.
Baca juga:SMK Citra Negara Gandeng UNM, Peluang Beasiswa dan Program Digital Makin Terbuka!
Beasiswa 100% Sains Data UNM Dibuka
Program ini menjadi bentuk komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang teknologi dan data.
Dalam kebijakan terbaru tersebut, setiap sekolah diberikan kesempatan untuk mengajukan maksimal satu siswa guna memperoleh beasiswa sebesar 100 persen di Program Studi Sains Data UNM.
Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Kampus Rawamangun, Maruloh, mengatakan bahwa kebutuhan tenaga ahli data terus meningkat seiring transformasi digital yang terjadi di berbagai sektor industri.
“Perusahaan saat ini membutuhkan banyak talenta yang mampu mengolah data menjadi informasi strategis. Karena itu, Universitas Nusa Mandiri memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa melalui program beasiswa khusus Sains Data agar semakin banyak generasi muda yang siap bersaing di dunia digital,” ujar Maruloh, Kamis (21/5).
Ia menjelaskan bahwa kebijakan BJU Tahun 2026 untuk Program Studi Sains Data memiliki skema berbeda dibandingkan program sebelumnya. Pada program ini, pengajuan beasiswa tidak lagi berfokus pada syarat pemeringkatan khusus sebagai dasar utama seleksi.
Menurutnya, kebijakan tersebut dibuat agar peluang pendidikan tinggi semakin terbuka bagi siswa yang memiliki potensi dan minat di bidang teknologi data.
“Melalui kebijakan ini, kami ingin memberikan akses pendidikan yang lebih terbuka bagi siswa yang memiliki minat di bidang teknologi data. Kami percaya talenta digital bisa lahir dari berbagai latar belakang sekolah,” jelasnya.
Selain menghadirkan program beasiswa, Universitas Nusa Mandiri juga memperkuat kesiapan mahasiswa melalui program unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1.
Melalui program tersebut, tegar Maruloh, mahasiswa menjalani tiga tahun perkuliahan di kampus dan satu tahun magang profesional di perusahaan mitra industri. Program ini didukung lebih dari 300 perusahaan nasional maupun multinasional yang membuka peluang mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja nyata sebelum lulus kuliah.
Baca juga:Sains Data Bukan Cuma untuk Anak IPA Saatnya Berani Daftar dan Kuasai Masa Depan
“Skema pembelajaran tersebut memungkinkan mahasiswa membangun jejaring profesional lebih awal, meningkatkan kompetensi kerja, sekaligus memperbesar peluang karier di masa depan,” katanya.
Hadirnya program beasiswa khusus Sains Data serta dukungan IEP 3+1 menunjukkan komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam mencetak talenta digital yang siap menghadapi kebutuhan industri masa depan.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja modern.
Melalui semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi,” UNM mendorong generasi muda untuk berani mengambil peluang pendidikan tinggi dan membangun karier kompetitif di era digital,” tutupnya.










