
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kompetensi mahasiswanya agar siap menghadapi kebutuhan industri digital yang semakin kompleks. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui Workshop Enterprise Architecture with ArchiMate Modeling yang diselenggarakan oleh Program Studi Sistem Informasi secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (20/6).
Workshop ini diikuti oleh mahasiswa semester 6 dan semester 8 sebagai bagian dari penguatan kompetensi dalam memahami perancangan Enterprise Architecture (EA) menggunakan ArchiMate, bahasa pemodelan standar internasional yang banyak digunakan dalam pengembangan sistem informasi di berbagai organisasi dan perusahaan.
Baca juga:Mahasiswa Sistem Informasi UNM Digembleng AI Web Development, Siap Hadapi Industri Digital
Mahasiswa Sistem Informasi UNM Dibekali Enterprise Architecture
Kegiatan menghadirkan Dr. Adi Wijaya sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar Enterprise Architecture, pentingnya menyelaraskan strategi bisnis dengan teknologi informasi, hingga praktik pemodelan menggunakan framework dan notasi ArchiMate melalui studi kasus yang aplikatif.
Menurut Adi Wijaya, penguasaan Enterprise Architecture menjadi salah satu kompetensi strategis yang harus dimiliki lulusan Sistem Informasi di era transformasi digital.
“Enterprise Architecture membantu organisasi menyelaraskan strategi bisnis dengan teknologi informasi secara terstruktur. Melalui pemodelan ArchiMate, mahasiswa dapat memahami bagaimana proses bisnis, data, aplikasi, dan infrastruktur teknologi saling terintegrasi untuk menghasilkan solusi yang efektif. Kompetensi ini menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan industri saat ini,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (22/6).
Workshop dipandu oleh Titin Kristiana yang memoderatori jalannya diskusi dan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, mulai dari implementasi Enterprise Architecture dalam pengembangan sistem informasi hingga penerapannya dalam mendukung transformasi digital di sektor pemerintahan maupun industri.
Titin Kristiana menilai kegiatan seperti ini menjadi ruang belajar yang efektif untuk mempertemukan konsep akademik dengan kebutuhan dunia kerja.
“Melalui diskusi interaktif dan studi kasus, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan Enterprise Architecture dalam menyelesaikan berbagai tantangan bisnis berbasis teknologi. Harapannya, mereka mampu mengimplementasikan kompetensi tersebut dalam proyek akademik maupun profesional,” ujarnya.
Baca juga:Mahasiswa Sistem Informasi UNM Bikin Inovasi Digital yang Langsung Berdampak
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan kegiatan akademik yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Sistem Informasi dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi digital yang relevan, sehingga lulusan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang siap diterapkan di dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dan praktik pemodelan Enterprise Architecture menggunakan ArchiMate, serta mengaplikasikannya dalam pengembangan sistem informasi, penelitian, maupun berbagai proyek transformasi digital di masa depan. Dengan bekal tersebut, lulusan Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri diharapkan memiliki daya saing tinggi dan siap menjadi talenta digital yang dibutuhkan oleh industri nasional maupun global.








