Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

MaTangDetect Sabet Medali Perunggu di Ajang Internasional, Inovasi UNM Dukung Pertanian Digital Berbasis AI

badge-check

NusamandiriNews, Jakarta – Inovasi karya anak bangsa kembali mengukir prestasi di kancah internasional. Tim dosen dan peneliti dari Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang terdiri dari Sri Hadianti, Muhammad Haris, dan Prof Dwiza Riana, berhasil meraih Medali Perunggu (Bronze Medal) dalam kompetisi penilaian produk inovasi internasional lewat karya unggulan bertajuk MaTangDetect: Application for Potato Pests Identification Based on Artificial Intelligence.

Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong riset yang berdampak dan aplikatif. MaTangDetect merupakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu petani dalam mengidentifikasi serangan hama pada tanaman kentang. Aplikasi ini bekerja dengan menganalisis citra daun kentang melalui pendekatan deep learning dan computer vision, sehingga mampu memberikan hasil deteksi secara cepat, akurat, dan praktis di lapangan.

Baca juga: Dosen UNM Kembangkan MaTangTech: Inovasi AI untuk Atasi Hama Tanaman Kentang, Raih Hibah Penelitian Nasional

MaTangDetect Sabet Medali Perunggu di Ajang Internasional

“Kami melihat masih banyak petani yang mengalami kerugian akibat serangan hama yang tidak terdeteksi sejak dini. Dengan aplikasi MaTangDetect, kami ingin memberikan alat bantu yang mudah digunakan, akurat, dan efisien untuk mendeteksi gangguan pada tanaman kentang. Teknologi ini dikembangkan dengan harapan dapat diaplikasikan langsung di lapangan dan membawa manfaat nyata,” ungkap Sri Hadianti, peneliti utama dalam tim tersebut.

Menurut tim pengembang, teknologi ini tidak hanya ditujukan bagi petani individu, tetapi juga dapat diintegrasikan ke dalam sistem kerja lembaga penyuluh pertanian untuk mendukung strategi pengendalian hama secara terpadu di wilayah-wilayah sentra hortikultura, seperti Dieng, Karo, dan Malang.

Prof Dwiza Riana, Rektor Universitas Nusa Mandiri sekaligus anggota tim peneliti, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa riset yang dilahirkan dari kampus dapat bersaing secara global dan memberi solusi nyata. MaTangDetect bukan sekadar produk teknologi, tetapi juga alat pemberdaya bagi petani untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan dengan pendekatan digital,” ujarnya dalam keterangan tertulis, pada Selasa (8/7).

Baca juga: MaTangDetect: Sistem AI untuk Deteksi Dini Hama Kentang Diuji di Kamojang

Ia menambahkan bahwa MaTangDetect akan terus dikembangkan, baik dari sisi kemampuan klasifikasinya maupun integrasi dengan sistem peringatan dini berbasis cloud.

“Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam mendukung transformasi digital di sektor pertanian dan menjawab tantangan revolusi industri 5.0 dengan inovasi berbasis data dan kecerdasan buatan. Selain mendongkrak reputasi akademik universitas, prestasi ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus melahirkan karya riset yang berdampak sosial dan ekonomi,” paparnya.

Dengan semangat kolaboratif dan pemanfaatan teknologi mutakhir, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis siap mengambil bagian dalam membangun masa depan pertanian yang lebih cerdas, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siap Kerja Global! Mahasiswa FTI UNM Jalani Sertifikasi Kompetensi Analis Program

11 Mei 2026 - 15:18 WIB

Mahasiswa FTI UNM Jalani Sertifikasi Kompetensi

UNM Perkuat Inovasi Digital, Sentra Kekayaan Intelektual Resmi Dibentuk di Jakarta

11 Mei 2026 - 14:54 WIB

UNM Perkuat Inovasi Digital

Ingin Jadi AI Engineer atau Software Developer? Informatika UNM dan IEP 3+1 Siapkan Kamu Sejak Kuliah!

11 Mei 2026 - 12:17 WIB

Ingin Jadi AI Engineer atau Software Developer?

Mau Jadi Talenta Digital Incaran Industri? Sistem Informasi UNM dan IEP 3+1 Jadi Jawabannya!

11 Mei 2026 - 11:52 WIB

Mau Jadi Talenta Digital Incaran Industri?

Career Expo SMKN 40 Jakarta Dibanjiri Antusiasme, IEP 3+1 UNM Jadi Rebutan Calon Mahasiswa

11 Mei 2026 - 11:35 WIB

Career Expo SMKN 40 Jakarta Dibanjiri Antusiasme
Sedang Tren di Berita