NusamandiriNews, Jakarta — Dunia kerja kini tak lagi ramah bagi mereka yang hanya memiliki kemampuan “standar”. Perusahaan tidak sekadar mencari lulusan, tetapi talenta yang siap pakai mampu memahami bisnis, menguasai teknologi, dan langsung berkontribusi tanpa proses adaptasi panjang.
Di tengah perubahan yang semakin cepat, satu hal menjadi jelas: mereka yang tidak memiliki keterampilan digital berisiko tertinggal. Sebaliknya, lulusan dengan kompetensi di bidang digital justru menjadi incaran industri.
Baca juga:Tak Cuma Teori! IEP 3+1 UNM Siapkan Mahasiswa FEB Siap Kerja Global Sejak Kuliah
Ini Jurusan yang Bikin Lulusan Langsung Diburu Industri
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan Program Studi Manajemen dan Bisnis Digital yang dirancang sesuai kebutuhan dunia kerja saat ini. Pendekatan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik nyata yang relevan dengan industri.
Dekan FEB, Ida Zuniarti, menegaskan bahwa kebutuhan industri saat ini telah mengalami perubahan signifikan.
“Perusahaan tidak lagi hanya melihat ijazah, tetapi juga keterampilan dan pengalaman. Mahasiswa harus dibekali skill digital dan kemampuan praktis agar mampu bersaing sejak awal,” ujarnya, Rabu (6/5).
Ia juga menjelaskan bahwa FEB UNM terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan tren industri. Menurutnya, kombinasi antara pemahaman bisnis dan penguasaan teknologi menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan kerja.
Melalui program ini, mahasiswa dibekali berbagai keterampilan seperti digital marketing, e-commerce, pengembangan bisnis, hingga analisis data, kemampuan yang langsung digunakan di dunia profesional. Lulusan tidak hanya siap mencari kerja, tetapi juga memiliki bekal untuk menciptakan peluang sebagai entrepreneur digital.
Pilihan karier yang terbuka pun sangat luas, mulai dari digital marketer, business development, data analyst, hingga wirausaha berbasis teknologi. Hal ini menjadikan jurusan Manajemen dan Bisnis Digital sebagai salah satu pilihan strategis bagi generasi muda.
Keunggulan lainnya terletak pada Program Internship Experience Program (IEP) 3+1, yang memungkinkan mahasiswa menempuh tiga tahun perkuliahan dan satu tahun pengalaman langsung di dunia industri atau membangun bisnis. Dengan skema ini, mahasiswa telah memiliki pengalaman kerja bahkan sebelum lulus.
Selain itu, ekosistem pembelajaran berbasis digital membuat mahasiswa terbiasa menggunakan berbagai tools, mengikuti perkembangan tren industri, serta memahami cara kerja bisnis modern sejak dini.
Baca juga:Perkuat Link and Match, BSN dan Universitas Nusa Mandiri Dorong Program IEP 3+1
Bagi calon mahasiswa yang tertarik mengembangkan karier di bidang bisnis digital, informasi pendaftaran dapat diakses melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id/.
Di tengah persaingan kerja yang semakin ketat, memilih jurusan bukan lagi sekadar mengikuti minat, tetapi juga strategi untuk bertahan dan berkembang. Mahasiswa yang memiliki skill digital dan pengalaman praktis terbukti memiliki peluang lebih besar untuk unggul di dunia kerja.
Dengan semangat “Universitas Nusa Mandiri: Ubah Mimpi Jadi Prestasi,” UNM berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menjadi penggerak di era ekonomi digital.










