NusamandiriNews, Jakarta – Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong lahirnya talenta digital unggul dengan mengajak mahasiswa berpartisipasi dalam ajang nasional Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) ke-7 Tahun 2026.
Ajang bergengsi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tersebut resmi disosialisasikan pada Selasa (19/5) melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube resmi kementerian.
Baca juga:UNM Gaspol KBMK 2026! Sosialisasi NSC Buka Peluang Mahasiswa Tembus Kompetisi Nasional, Siap Daftar?
NIC UNM Tantang Mahasiswa Ikut LIDM 2026
Mengusung tema “Literasi Digital Terbina Talenta Indonesia Berdampak Nyata”, LIDM 2026 menjadi wadah pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam menciptakan solusi digital yang relevan bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan ide kreatif dan inovasi berbasis teknologi yang mampu memberikan dampak nyata di era transformasi digital.
Pada LIDM 2026, terdapat lima divisi kompetisi yang dapat diikuti mahasiswa, yakni Inovasi Teknologi Digital Pendidikan (ITDP), Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan (IPDP), Video Digital Pendidikan (VDP), Poster Digital Pendidikan (PDP), dan Microteaching Digital (MDP).
Setiap divisi dirancang untuk mendorong mahasiswa menghasilkan karya kreatif berbasis teknologi, mulai dari pengembangan aplikasi digital, media pembelajaran inovatif, hingga kampanye edukatif yang berdampak bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil sosialisasi, proses pendaftaran dilakukan secara kolektif melalui operator perguruan tinggi pada portal resmi kompetisicerdas.kemdikbud.go.id. Pendaftaran dan unggah karya dibuka mulai 19 Mei hingga 19 Juli 2026.
Sementara itu, babak final akan diselenggarakan secara luring pada 2–6 November 2026 di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.
Dalam kompetisi ini, setiap karya diwajibkan melampirkan laporan similarity check maksimal 25 persen serta laporan penggunaan Artificial Intelligence (AI checker) sebagai bagian dari upaya menjaga integritas akademik peserta.
Kepala Nusa Mandiri Innovation Center, Fitra Septia Nugraha, menegaskan bahwa NIC siap memberikan pendampingan kepada mahasiswa mulai dari tahap persiapan hingga kurasi karya sebelum dikirim ke tingkat nasional.
“LIDM bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang aktualisasi ide dan kreativitas mahasiswa dalam menghasilkan inovasi digital yang berdampak bagi masyarakat. Kami di NIC akan mendukung penuh mahasiswa Universitas Nusa Mandiri agar mampu menghadirkan karya terbaik, inovatif, dan kompetitif di tingkat nasional,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (22/5).
Baca juga:NIC UNM Tancap Gas Adopsi Google AI Saatnya Kampus Bertransformasi dan Unggul di Era Digital
Ia berharap keikutsertaan mahasiswa dalam LIDM 2026 dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan budaya riset dan inovasi digital di lingkungan kampus.
“Kami ingin mahasiswa UNM tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi digital yang mampu menjawab tantangan masyarakat dan dunia pendidikan saat ini,” tambahnya.
Melalui partisipasi aktif dalam LIDM 2026, Universitas Nusa Mandiri optimistis mampu melahirkan lebih banyak inovator muda yang unggul secara akademik, kreatif, serta mampu menghadirkan solusi digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.










