NusamandiriNews, Jakarta – Kepedulian dan solidaritas mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Setelah hampir satu bulan melaksanakan penggalangan dana, Aliansi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Nusa Mandiri berhasil menyalurkan bantuan kepada salah satu mahasiswa yang terdampak musibah kebakaran di kawasan Kemayoran, Jakarta.
Musibah kebakaran yang terjadi pada awal Juni 2026 tersebut mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Di antara para korban terdampak terdapat seorang mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri. Kondisi tersebut mendorong keluarga besar UNM untuk bergerak bersama membantu meringankan beban yang dialami rekannya.
Baca juga:Tak Hanya Kuliah, Mahasiswa UNM Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Kemayoran
Mahasiswa UNM Tak Dibiarkan Sendiri
Kegiatan bertajuk Galang Dana Peduli Korban Kebakaran Kemayoran ini diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMSI) dan didukung berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas Nusa Mandiri. Donasi berhasil dihimpun dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat sekitar kampus melalui penggalangan dana yang dilakukan secara langsung di lingkungan kampus maupun melalui berbagai kanal informasi mahasiswa.
Puncak kegiatan berlangsung pada Senin (22/6) saat bantuan hasil penggalangan dana diserahkan secara langsung kepada mahasiswa yang terdampak. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, pakaian layak pakai, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya untuk membantu proses pemulihan pasca musibah.
Ketua Pelaksana kegiatan, Kezia Tamariska Kohandi, mengatakan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap sesama anggota keluarga besar kampus.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Universitas Nusa Mandiri selalu hadir dan saling mendukung ketika salah satu anggotanya menghadapi kesulitan. Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan beban serta memberikan semangat bagi korban untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi simbol dukungan moral agar korban tetap memiliki semangat untuk melanjutkan aktivitas akademik dan kehidupan sehari-hari.
Dalam proses penyaluran bantuan, panitia juga berkoordinasi dengan lingkungan setempat untuk memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen panitia dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Koordinator Kemahasiswaan Universitas Nusa Mandiri, Taopik Hidayat, memberikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan mahasiswa dalam aksi sosial tersebut.
“Kami sangat bangga melihat mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu menunjukkan empati dan solidaritas yang tinggi kepada sesama. Ketika ada anggota keluarga besar kampus yang mengalami musibah, mahasiswa tidak tinggal diam, tetapi bergerak bersama untuk memberikan bantuan. Inilah nilai kemanusiaan yang harus terus tumbuh dan menjadi karakter generasi muda,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (24/6).
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang teknologi dan bisnis, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang kuat. Kegiatan ini membuktikan bahwa mahasiswa UNM mampu mengimplementasikan nilai gotong royong, kepemimpinan, dan kepedulian dalam kehidupan nyata,” tambahnya.
Baca juga:NEC Universitas Nusa Mandiri Bongkar 6 Jurus Ubah Ide Jadi Bisnis Digital
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, empati, dan solidaritas masih tumbuh kuat di kalangan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri. Kolaborasi yang terjalin antara berbagai organisasi kemahasiswaan menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersatu membantu sesama.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kemahasiswaan yang humanis, peduli, dan responsif terhadap persoalan sosial. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan mahasiswa menjadi cerminan nyata bahwa kepedulian adalah salah satu bentuk prestasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.










