NusamandiriNews, Jakarta–Dalam upaya menggali potensi pengembangan startup digital berbasis masyarakat pedesaan, Nusa Mandiri Startup Center (NSC) Universitas Nusa Mandiri (UNM) melakukan kunjungan ke Kantor Kepala Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (7/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mendorong lahirnya inovasi dan solusi digital yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis teknologi di wilayah pedesaan.
Dalam kunjungan tersebut, tim NSC melakukan koordinasi langsung dengan aparatur desa setempat untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Desa Sukaindah. Diskusi mencakup potensi pengembangan ekonomi digital, kebutuhan layanan masyarakat, hingga tantangan pemanfaatan teknologi di lingkungan desa.
NSC UNM Turun Langsung Gali Potensi Digital
Selain koordinasi, NSC juga melakukan observasi lapangan di sejumlah titik wilayah Desa Sukaindah guna menganalisis kebutuhan masyarakat secara langsung. Observasi dilakukan untuk memahami kondisi sosial masyarakat, potensi usaha lokal, hingga peluang implementasi solusi digital yang dapat dikembangkan menjadi startup berbasis kebutuhan masyarakat desa.
Kepala Nusa Mandiri Startup Center, Siti Nurlela, menyampaikan bahwa desa memiliki potensi besar untuk menjadi sumber lahirnya inovasi startup yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memahami kebutuhan masyarakat secara langsung agar solusi digital yang dikembangkan benar-benar relevan dan bermanfaat. Desa memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan melalui pendekatan teknologi dan kewirausahaan digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (11/5).
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah desa menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem startup yang mampu memberikan dampak sosial maupun ekonomi secara berkelanjutan.
“Transformasi digital tidak hanya terjadi di kota besar. Desa juga memiliki peluang besar untuk berkembang melalui teknologi. Mahasiswa dan generasi muda perlu hadir membawa solusi digital yang mampu menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun startup yang berkelanjutan dan berdampak luas.
“Startup yang kuat bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara kampus, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi sangat penting,” tambahnya.
Baca juga:Informatika Bukan Cuma Ngoding! UNM Bongkar Peluang AI hingga Bisnis Digital
Melalui kegiatan ini, NSC berharap dapat membuka peluang kerja sama lanjutan dalam pengembangan program inovasi digital di Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari kontribusi Universitas Nusa Mandiri dalam mendorong penguatan literasi digital dan pengembangan ekonomi berbasis teknologi di tingkat masyarakat.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang tidak hanya berkembang di lingkungan akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” tutupnya.









