NusamandiriNews, Jakarta — Pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kualitas riset terus menjadi fokus utama pendidikan tinggi nasional di tengah persaingan global dan percepatan transformasi digital. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat mutu akademik melalui pendidikan doktoral, inovasi riset, hingga pengembangan program berbasis industri.
Langkah strategis tersebut dijalankan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Nusa Mandiri melalui peningkatan kompetensi dosen, penguatan riset berbasis teknologi, serta pengembangan program pembelajaran adaptif yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Baca juga: Enam Tahun Kejar Gelar Doktor Kisah Dr Anton UNM Bikin Anak Muda Tak Berani Menyerah
UNM Pilih Gaspol Bangun SDM Digital
Dekan FTI Universitas Nusa Mandiri, Dr. Anton menegaskan bahwa peningkatan kualifikasi dosen hingga jenjang doktor menjadi bagian penting dalam membangun kualitas pendidikan tinggi yang kompetitif dan berdaya saing global.
“Perguruan tinggi tidak bisa berjalan biasa-biasa saja di era digital. Dosen harus terus berkembang, riset harus menghasilkan solusi nyata, dan kampus wajib adaptif terhadap kebutuhan industri,” ujar Dr. Anton.
Ia menjelaskan bahwa penguatan riset berbasis teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu fokus pengembangan akademik di lingkungan FTI UNM. Penelitian yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat, termasuk pengembangan teknologi digital di sektor pertanian.
Selain itu, implementasi program pembelajaran berbasis praktik melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1, juga menjadi bentuk nyata dukungan UNM terhadap kebijakan link and match antara dunia pendidikan dan industri. Program ini memungkinkan mahasiswa menjalani tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman profesional melalui magang, proyek industri, atau riset langsung di lapangan.
Tak hanya fokus pada akademik, Universitas Nusa Mandiri juga memperkuat ekosistem pengembangan mahasiswa melalui berbagai pusat pengembangan terintegrasi seperti Career Center, Entrepreneur Center, Startup Center, dan Innovation Center guna mendukung lahirnya lulusan yang siap kerja sekaligus siap menciptakan lapangan kerja.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Nusa Mandiri, Dr. Nita Merlina, mengatakan bahwa transformasi pendidikan tinggi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk bergerak cepat dan inovatif.
“Universitas Nusa Mandiri terus mendorong pengembangan SDM unggul melalui pendidikan berkualitas, riset inovatif, serta program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri digital. Kampus harus mampu mencetak lulusan yang adaptif, kreatif, dan siap bersaing secara global,” ungkapnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Rabu (13/5).
Baca juga:Belajar YOLO dari Ahlinya, HIMADIF UNM Genjot Skill AI dan Computer Vision Mahasiswa Doktor
Ia menambahkan bahwa peningkatan akreditasi program studi, penguatan kualitas dosen, serta pengembangan riset menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi kebijakan pendidikan tinggi nasional.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi modern yang fokus menciptakan talenta digital unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global di era transformasi teknologi.










