NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kualitas pembelajaran dengan menggelar Sosialisasi Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Berbasis Proyek pada Senin (13/4) secara daring. Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LPPP) sebagai langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan abad ke-21.
Forum akademik ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dosen terkait capaian pembelajaran, penyusunan materi ajar, metode pengajaran, hingga strategi evaluasi. Dengan keselarasan tersebut, proses perkuliahan diharapkan menjadi lebih terarah, interaktif, serta sesuai dengan standar mutu pendidikan yang ditetapkan UNM.
UNM Gaspol Kurikulum Berbasis Proyek!
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Nusa Mandiri, Dr Nita Merlina, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).
“Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan konsep dan strategi implementasi pembelajaran berbasis proyek dalam MKWK dan MKU, yang menjadi komponen penting dalam pembentukan kompetensi dasar mahasiswa. Kami berharap kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan berbagai pihak dapat terbangun secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPPP, Nurmalasari, menambahkan bahwa pendekatan berbasis proyek menjadi solusi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat aktif dalam menyelesaikan permasalahan nyata di masyarakat. Ini sejalan dengan visi kami untuk menciptakan lulusan yang kompeten, kreatif, dan berdaya saing,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (14/4).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.00 WIB ini diisi dengan pemaparan materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab. Para dosen juga diajak untuk mereview perangkat pembelajaran, seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), bahan ajar, hingga instrumen penilaian.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan sekaligus memperkuat implementasi nilai karakter, kebangsaan, dan komunikasi. Pendekatan ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan daya saing global.
Baca juga: NSC UNM Siap Cetak Pebisnis Muda Nasional, Ikut Sosialisasi KBMK 2026 dari Kemdiktisaintek
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari para peserta, khususnya dosen, yang menilai pendekatan berbasis proyek sangat efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Sebagai Kampus Digital Bisnis dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri terus berinovasi menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan industri.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa UNM tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada kesiapan nyata mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.










