Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Pengabdian Masyarakat

Dosen UNM Latih JPRMI DKI Go Digital, Administrasi Remaja Masjid Kini Lebih Modern

badge-check


					Dosen UNM Latih JPRMI DKI Go Digital, Administrasi Remaja Masjid Kini Lebih Modern Perbesar

NusamandiriNews, Depok – Transformasi digital kini menjadi kebutuhan penting dalam pengelolaan organisasi, termasuk organisasi kepemudaan dan remaja masjid. Menjawab kebutuhan tersebut, dosen dan mahasiswa Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pelatihan Digitalisasi Data Administrasi dan Analisis Data Sederhana Menggunakan Google Workspace bagi Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Wilayah DKI Jakarta”.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu (9/5) di Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok dan diikuti pengurus serta anggota JPRMI DKI Jakarta dengan antusias tinggi.

Baca juga:E-Masjid Berbasis AI Mulai Dikembangkan! UNM Latih UI/UX Digital untuk Remaja Masjid

Dosen UNM Latih JPRMI DKI Go Digital

Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan program edukatif yang mendorong masyarakat lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, termasuk dalam pengelolaan organisasi berbasis komunitas dan keagamaan.

Pelatihan menghadirkan materi mengenai transformasi digital administrasi masjid, mulai dari pengelolaan data anggota, pencatatan kegiatan, hingga analisis data partisipasi menggunakan ekosistem Google Workspace.

Kegiatan dipandu oleh tim pengabdian masyarakat yang terdiri dari Achmad Bayhaqy, Tati Mardiana dan Setiaji bersama mahasiswa pendamping Damar Satria Wicaksono, Muhammad Fasha A, Nadin Aulia Nazwa, dan Naura Luthfiyani.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada konsep Sistem Informasi Terpadu Remaja Masjid (SITRAM) berbasis Google Sheets, Apps Script, dan Google Sites sebagai solusi administrasi modern yang efisien dan mudah digunakan.

Ketua pelaksana kegiatan, Achmad Bayhaqy, mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan membantu organisasi remaja masjid agar lebih siap menghadapi era digital melalui sistem administrasi yang modern dan terintegrasi.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu organisasi remaja masjid agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, khususnya dalam pengelolaan data administrasi yang lebih tertata, aman, dan mudah diakses. Digitalisasi administrasi menjadi langkah penting agar organisasi dapat bekerja lebih efektif dan profesional,” ujar dalam rilis yang diterima, pada Senin (11/5).

Ia menambahkan, penggunaan Google Workspace menjadi solusi yang mudah diterapkan karena berbasis cloud dan dapat diakses kapan saja.

“Dengan memanfaatkan Google Sheets, Apps Script, dan Google Sites, peserta dapat membangun sistem administrasi sederhana namun sangat membantu proses pengelolaan organisasi secara real-time,” tambahnya.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi praktik langsung yang memungkinkan peserta membuat sistem administrasi sederhana secara mandiri. Peserta belajar menyusun database anggota dan kegiatan menggunakan Google Sheets, membuat otomatisasi data melalui Apps Script, hingga membangun tampilan antarmuka modern yang ramah pengguna.

Selain itu, peserta juga diajarkan membuat dashboard analisis data yang dapat menampilkan statistik kehadiran, partisipasi kegiatan, serta distribusi anggota berdasarkan wilayah secara real-time.

Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam memanfaatkan teknologi cloud computing untuk mendukung efektivitas pengelolaan organisasi remaja masjid.

Baca juga:Remaja Masjid Masih Kelola Data Manual? UNM Turun Tangan Ajarkan Teknologi Digital di JIC

Sementara itu, Muklis selaku Ketua JPRMI DKI Jakarta menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Universitas Nusa Mandiri dalam mendukung penguatan literasi digital organisasi kepemudaan berbasis masjid.

Menurutnya, penerapan sistem administrasi berbasis Google Workspace akan membantu organisasi memiliki data yang lebih terpusat, transparan, dan mudah dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Bisnis yang aktif menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Budidaya Ikan Masih Manual Begini Cara UNM Bawa AI dan IoT ke Tambak Akuakultur

18 Mei 2026 - 15:42 WIB

UNM Bawa AI dan IoT ke Tambak Akuakultur

Desa Masih Ribet Urus Administrasi Manual UNM Siapkan Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik

18 Mei 2026 - 15:32 WIB

UNM Siapkan Transformasi Digital

Data Remaja Masjid Masih Berantakan, UNM Ajak Madaris JIC Naik Kelas Digital

12 Mei 2026 - 15:17 WIB

UNM Ajak Madaris JIC Naik Kelas Digital

PKK Cibubur Go Digital! Dosen UNM Latih Ibu-Ibu Kuasai Microsoft Word dan Excel

11 Mei 2026 - 15:36 WIB

Dosen UNM Latih Ibu-Ibu Kuasai Microsoft Word dan Excel

Warga Cikoko Diajari AI oleh Dosen UNM, UMKM Kini Bisa Bikin Promosi Digital Lebih Cepat

11 Mei 2026 - 15:14 WIB

UMKM Kini Bisa Bikin Promosi Digital Lebih Cepat
Sedang Tren di Pengabdian Masyarakat
Numa Chat
AI Agent yang siap menjawab pertanyaan kamu...
🎓

Program Studi

Informasi tentang jurusan dan program studi

💲

Beasiswa

Info beasiswa dan cara mendaftar

🧾

Biaya Kuliah

Informasi biaya dan metode pembayaran

📄

Pendaftaran

Cara daftar dan syarat pendaftaran

🏢

Fasilitas Kampus

Informasi fasilitas dan lingkungan kampus