NusamandiriNews, Jakarta — Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) dan Nusa Mandiri Startup Center (NSC) akan menggelar Sosialisasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 pada Jumat, 6 Maret 2026, secara daring.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan mahasiswa mengikuti program nasional P2MW 2026, yang membuka peluang pendanaan usaha hingga Rp20 juta bagi tim mahasiswa yang lolos seleksi.
UNM Gaspol Siapkan Mahasiswa Rebut Dana Wirausaha
Kepala NEC, Maruloh, menegaskan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar agenda informasi, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing proposal mahasiswa UNM di tingkat nasional.
“Mahasiswa tidak cukup hanya punya ide bisnis. Ide harus dikemas secara sistematis dengan model bisnis yang jelas dan terukur. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan proposal mahasiswa Universitas Nusa Mandiri memiliki daya saing tinggi dan siap bersaing secara nasional,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (24/2).
Dalam sosialisasi tersebut, peserta akan mendapatkan pemaparan lengkap mengenai skema program, kategori usaha, kriteria penilaian, hingga strategi penyusunan proposal agar berpeluang besar memperoleh dana hibah.
Partisipasi UNM dalam P2MW sebelumnya mencatat hasil membanggakan. Maruloh menceritakan, pada P2MW 2025, tim mahasiswa UNM melalui inovasi bisnis Nutrifeed berhasil lolos pendanaan dan memperoleh hibah nasional.
“Keberhasilan tersebut menjadi motivasi sekaligus bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing di level nasional dengan proposal bisnis yang inovatif dan terstruktur,” katanya.
Baca juga: Bidik PKM 2026! UNM Siapkan Mahasiswa Tembus Pendanaan Nasional
Dalam agenda sosialisasi nanti, Raflie, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus penerima hibah P2MW 2025, akan hadir berbagi pengalaman dan strategi agar lolos pendanaan.
“Melalui kolaborasi NEC dan NSC, Universitas Nusa Mandiri menargetkan peningkatan jumlah proposal serta jumlah tim yang lolos pendanaan pada P2MW 2026. Pendampingan akan diberikan secara intensif mulai dari tahap ideasi, validasi model bisnis, hingga finalisasi proposal sebelum pengajuan nasional,” tandasnya.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.










