NusamandiriNews, Depok – Upaya meningkatkan kemampuan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi terus dilakukan oleh Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dosen dan mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) memberikan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kepada komunitas remaja IKRAR 007 Margonda.
Kegiatan pelatihan berlangsung hangat dan interaktif dengan suasana santai namun tetap edukatif. Para peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang dirancang relevan dengan kebutuhan generasi muda di era digital.
Baca juga:FTI UNM Latih Remaja Kuasai AI, Siap Hadapi Era Society 5.0?
Dosen Prodi Informatika UNM Latih Remaja
Ketua pelaksana kegiatan, Sidik, menjelaskan bahwa literasi digital menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif.
“Remaja saat ini tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka perlu dibekali kemampuan literasi digital agar dapat memanfaatkan Artificial Intelligence secara kreatif dan produktif untuk mendukung proses belajar maupun aktivitas komunitas,” jelas Sidik dalam rilis yang diterima, pada Senin (9/3).
Dalam pelaksanaannya, Sidik didampingi oleh tim dosen Arfhan Prasetyo dan Ishak Kholil. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri, yaitu Hirzi Ubaidillah, Mhd Rizky, dan Samuel Cristian, yang berperan sebagai pendamping peserta selama sesi praktik berlangsung.
Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa tersebut membuat suasana pelatihan menjadi lebih komunikatif dan interaktif, sehingga peserta lebih leluasa berdiskusi sekaligus mencoba berbagai teknologi secara langsung.
Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada konsep dasar Artificial Intelligence serta pemanfaatannya untuk mendukung proses belajar. Remaja juga diajarkan cara menggunakan teknologi AI untuk mencari ide kreatif, membantu memahami materi pelajaran, hingga membuat konten digital yang positif.
Selain itu, peserta mendapatkan pembekalan mengenai etika bermedia sosial, keamanan digital, serta bahaya penyebaran informasi palsu (hoaks). Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Tidak hanya menerima teori, para peserta juga mengikuti sesi praktik pembuatan media digital untuk kebutuhan komunitas. Mereka dilatih menyusun konten informasi serta membuat website sederhana sebagai sarana publikasi kegiatan komunitas di ruang digital.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berharap generasi muda semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas masyarakat mampu menghadirkan dampak nyata dalam meningkatkan kompetensi digital generasi muda di era transformasi teknologi.










