NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja dan berdaya saing tinggi melalui kegiatan Asesmen Uji Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Nusa Mandiri bekerja sama dengan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UNM pada Sabtu (9/5).
Kegiatan asesmen dilaksanakan secara serentak di UNM Kampus Margonda dan Kampus UNM Jatiwaringin dengan melibatkan mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi yang mengikuti skema sertifikasi Analis Program.
Baca juga:Cari Kampus Nyaman dan Biaya Terjangkau? FEB UNM Jawaban Kuliah Era Digital
Mahasiswa FTI UNM Jalani Sertifikasi Kompetensi
Pelaksanaan asesmen ini menjadi bagian dari upaya Universitas Nusa Mandiri dalam meningkatkan kualitas lulusan agar memiliki kompetensi yang terstandar dan diakui secara profesional. Melalui sertifikasi kompetensi, mahasiswa diharapkan mampu membuktikan kemampuan mereka sesuai kebutuhan industri digital sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
Pada kegiatan ini, mahasiswa mengikuti uji kompetensi yang berfokus pada kemampuan analisis kebutuhan sistem, perancangan program, hingga implementasi solusi berbasis perangkat lunak sesuai standar industri teknologi informasi. Proses asesmen meliputi evaluasi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja profesional peserta.
Ketua LSP Universitas Nusa Mandiri, Sidik menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.
“Melalui asesmen sertifikasi kompetensi ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa FTI Universitas Nusa Mandiri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang teruji dan diakui. Ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing secara global di dunia industri,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (11/5).
Menurutnya, kebutuhan industri saat ini tidak hanya menuntut lulusan dengan nilai akademik yang baik, tetapi juga kemampuan profesional yang dibuktikan melalui sertifikasi kompetensi resmi.
Baca juga:Kampus Jangan Cuma Kuliah! Mahasiswa UNM Adu Skill di Fun Match Padel
Kolaborasi antara LSP dan FTI UNM menjadi wujud nyata sinergi dalam menciptakan lulusan yang kompeten, unggul, dan adaptif terhadap perkembangan industri digital. Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi Universitas Nusa Mandiri sebagai perguruan tinggi yang fokus pada pengembangan talenta profesional di bidang teknologi informasi.
Melalui pendekatan pendidikan berbasis kompetensi, UNM terus menghadirkan ekosistem akademik yang mendukung pengembangan profesional mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.
Dengan adanya asesmen sertifikasi kompetensi ini, Universitas Nusa Mandiri semakin menegaskan perannya dalam mencetak generasi digital yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sertifikasi profesional yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.









