NusamandiriNews, Jakarta–Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak lulusan siap kerja terus diwujudkan melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1, program unggulan yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman profesional langsung di dunia industri sebelum menyelesaikan perkuliahan.
Salah satu kisah sukses datang dari Tiara Putri Ad’haini, mahasiswa semester 8 Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri, yang berhasil menjalani program magang di Bank Mandiri Taspen, salah satu institusi perbankan nasional terkemuka di Indonesia.
Baca juga: Nusa Mandiri Career Center Perkuat Kolaborasi Industri, Program IEP 3+1 Jadi Sorotan
Mahasiswa UNM Sukses Lewat IEP 3+1
Melalui Program IEP 3+1, Tiara mengikuti magang selama tiga bulan, mulai 11 Februari hingga 11 Mei 2026. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas operasional perusahaan, mulai dari pengelolaan data nasabah hingga pembuatan materi desain grafis untuk kebutuhan media sosial perusahaan.
Awalnya, Tiara melamar pada posisi Graphic Designer, namun selama program berlangsung ia juga dipercaya menangani sejumlah pekerjaan administratif yang membutuhkan ketelitian dan kemampuan pengelolaan data.
“Selama magang saya mendapatkan banyak pengalaman baru. Saya belajar bagaimana bekerja secara profesional, mengelola data dengan teliti, serta memahami budaya kerja di lingkungan perbankan. Sesekali saya juga diberikan kesempatan membuat desain poster untuk kebutuhan media sosial perusahaan,” ungkap Tiara.
Perjalanan Tiara hingga berhasil diterima magang tidak berlangsung instan. Ia memperoleh informasi peluang magang melalui komunitas mahasiswa Universitas Nusa Mandiri, kemudian mengikuti serangkaian proses seleksi mulai dari administrasi, pengumpulan CV dan portofolio, hingga wawancara dengan pihak perusahaan.
Menurutnya, portofolio menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilannya dalam proses seleksi. Namun, kemampuan teknis saja tidak cukup tanpa didukung sikap profesional dan etika kerja yang baik.
“Portofolio sangat penting karena menjadi bukti kemampuan yang kita miliki. Namun, kemampuan saja tidak cukup. Sikap yang baik, kemauan belajar, dan etika dalam bekerja juga menjadi faktor yang sangat diperhatikan oleh perusahaan,” jelasnya.
Pengalaman magang tersebut semakin memperkuat keyakinan Tiara bahwa mahasiswa harus berani mengambil peluang untuk terus berkembang dan menambah pengalaman sejak masih kuliah.
“Lakukan apa pun yang membuat diri berkembang, yang penting yakin dulu,” tambahnya.
Pada kesempatan berbeda, Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, mengapresiasi capaian Tiara yang dinilai mampu menunjukkan kualitas mahasiswa UNM di lingkungan kerja profesional.
“Keberhasilan Tiara menjalani magang di Bank Mandiri Taspen menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kebutuhan industri. Walaupun ditempatkan pada tugas yang beragam, mulai dari administrasi hingga desain grafis, mahasiswa mampu menunjukkan profesionalisme, tanggung jawab, serta semangat belajar yang tinggi. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Program IEP 3+1 menjadi salah satu strategi efektif dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman yang relevan sebelum memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menegaskan bahwa Program IEP 3+1 merupakan bentuk nyata komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menghadirkan pengalaman kerja yang terstruktur bagi mahasiswa.
“Program IEP 3+1 dirancang untuk memberikan pengalaman kerja yang terstruktur kepada mahasiswa sebelum mereka lulus. Kami tidak hanya membantu mahasiswa mendapatkan tempat magang, tetapi juga memastikan mereka memperoleh pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Keberhasilan Tiara di Bank Mandiri Taspen menjadi bukti bahwa sinergi antara kampus dan dunia industri mampu menghasilkan talenta yang siap berkontribusi sejak dini,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (8/6).
Baca juga:IEP 3+1 UNM Bukan Sekadar Kuliah, Tapi Jalan Cepat Masuk Industri Digital
Menurutnya, keberhasilan mahasiswa menjalani program magang di berbagai perusahaan mitra juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan karier yang dilakukan NCC melalui pelatihan kompetensi, pendampingan karier, hingga persiapan rekrutmen kerja.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus memperluas kolaborasi dengan berbagai perusahaan nasional maupun multinasional untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif kepada mahasiswa. Melalui Program IEP 3+1, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu di ruang kelas, tetapi juga pengalaman profesional yang menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Keberhasilan Tiara menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing, beradaptasi, dan berkembang di lingkungan industri profesional bahkan sebelum resmi menyandang gelar sarjana.










