NusamandiriNews, Jakarta – Mahasiswa teknologi informasi identik dengan kemampuan pemrograman dan pengembangan sistem. Namun, anggapan tersebut berhasil dipatahkan oleh Halimah Tussa’adiyah, mahasiswi Program Studi Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang sukses menjalani program magang sebagai Graphic Designer di Bank Mandiri Taspen Pusat melalui program unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis mampu mengembangkan kompetensi lintas bidang yang sesuai dengan kebutuhan industri modern, tidak hanya di sektor teknologi informasi tetapi juga industri kreatif dan digital.
Baca juga:Belum Lulus Sudah Masuk Dunia Perbankan, Mahasiswa UNM Sukses Lewat IEP 3+1
Mahasiswi UNM Tembus Bank Mandiri Taspen
Halimah resmi menjalani program magang di Divisi Funding Investment Product Bank Mandiri Taspen sejak 25 Mei hingga 24 Agustus 2026. Dalam posisi tersebut, ia bertanggung jawab mengembangkan berbagai kebutuhan visual perusahaan, mulai dari desain flyer, banner, konten media sosial, hingga materi promosi untuk mendukung aktivitas pemasaran dan kerja sama perusahaan.
Menurut Halimah, ketertarikannya terhadap dunia desain sudah tumbuh sejak masih duduk di bangku sekolah. Berbagai aktivitas kreatif seperti melukis, membuat kerajinan tangan, hingga belajar editing foto dan video menjadi fondasi yang membantunya mengembangkan kemampuan desain digital hingga saat ini.
“Kata-kata motivasi yang selalu saya pegang adalah, ‘mumpung masih muda, kenapa nggak dicoba?’. Menurut saya, kesempatan yang datang harus dicoba terlebih dahulu agar kita bisa mengetahui potensi yang kita miliki,” ujar Halimah.
Ia mengaku kesempatan magang tersebut diperoleh melalui informasi lowongan yang dibagikan oleh Nusa Mandiri Career Center (NCC). Setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang, mulai dari pengajuan lamaran hingga wawancara, Halimah akhirnya berhasil lolos dan memperoleh kesempatan bergabung di salah satu perusahaan perbankan nasional tersebut.
“Saya melihat informasi lowongan magang dari grup NCC, lalu mencoba melamar. Setelah mengikuti proses seleksi dan wawancara, akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk magang di Bank Mandiri Taspen. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” tuturnya.
Selama menjalani magang, Halimah tidak hanya mengasah kemampuan desain grafis, tetapi juga belajar memahami budaya kerja profesional, komunikasi tim, serta proses bisnis yang berjalan di lingkungan industri perbankan.
Pada kesempatan berbeda, Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo, mengapresiasi capaian yang diraih mahasiswanya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Halimah menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap kebutuhan industri yang semakin dinamis.
“Kami sangat mengapresiasi pencapaian Halimah yang berhasil mendapatkan kesempatan magang di Bank Mandiri Taspen. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika Universitas Nusa Mandiri memiliki daya saing yang baik serta mampu mengembangkan kompetensi lintas bidang sesuai kebutuhan industri. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting untuk membangun profesionalisme dan kesiapan kerja mahasiswa,” kata Arfhan.
Ia menambahkan bahwa Program Studi Informatika terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti program magang, sertifikasi kompetensi, maupun kegiatan pengembangan diri agar memiliki pengalaman praktis sebelum lulus.
Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa Program Internship Experience Program (IEP) 3+1 merupakan salah satu strategi Universitas Nusa Mandiri dalam menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dan dunia industri.
“Program IEP 3+1 dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata sebelum lulus. Mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga memahami budaya kerja profesional, meningkatkan keterampilan teknis maupun soft skills, serta membangun portofolio yang akan menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (9/6).
Menurutnya, keberhasilan mahasiswa seperti Halimah menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kampus dan industri mampu menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Baca juga:IEP 3+1 UNM Bukan Sekadar Kuliah, Tapi Jalan Cepat Masuk Industri Digital
Sebagai Kampus Digital Bisnis, imbuhnya, Universitas Nusa Mandiri terus memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan nasional maupun multinasional untuk membuka lebih banyak peluang magang dan karier bagi mahasiswa. Melalui program IEP 3+1, mahasiswa memiliki kesempatan memperoleh pengalaman profesional yang relevan dengan bidangnya sekaligus meningkatkan daya saing sebelum memasuki dunia kerja.
“Keberhasilan Halimah di Bank Mandiri Taspen menjadi gambaran nyata bahwa mahasiswa yang berani mencoba, aktif mengembangkan kompetensi, dan memanfaatkan peluang yang tersedia dapat membuka jalan menuju karier profesional bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan tinggi,” tutupnya.










