Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Digitalisasi UMKM Perempuan di Bekasi: Kolaborasi UNM dan Y-GTI Dorong Ekonomi Tangguh dan Inklusif

badge-check

NusamandiriNews, Bekasi – Kota Bekasi akan segera menjadi saksi tumbuhnya UMKM kuliner perempuan yang lebih digital, tangguh, dan berdaya saing. Program bertajuk “Digitalisasi UMKM Sektor Kuliner ‘Perempuan Kota Bekasi’” hasil kolaborasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dan Yayasan Genggam Tangan Indonesia (Y-GTI) resmi mendapat dukungan pendanaan dari Ditjen Diktiristek dalam skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun 2025.

Program ini menyasar UMKM kuliner yang dikelola perempuan untuk didampingi dalam digitalisasi usaha. Meliputi pelatihan intensif digital marketing, manajemen keuangan digital, pembuatan profil usaha berbasis web dan sosial media profesional, hingga pendampingan desain kemasan dan branding produk.

Baca juga: Dosen dan Mahasiswa UNM Dorong Kemajuan UMKM Rawa Panjang Lewat Akses Pembiayaan Perbankan

Digitalisasi UMKM Perempuan di Bekasi

“Digitalisasi adalah kunci agar UMKM bisa bertahan dan berkembang. Kami ingin memastikan pelaku UMKM perempuan di Bekasi memiliki akses yang adil terhadap teknologi dan pendampingan bisnis,” tutur Lia Mazia, penggagas program dan Ketua Prodi Bisnis Digital UNM dalam keterangan rilis, pada Selasa (27/5).

Diharapkan, program ini tak hanya meningkatkan keterampilan digital para pelaku usaha, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi keluarga dan membuka peluang kerja baru di komunitas lokal.

Baca juga: Dosen UNM Beri Pelatihan Optimalisasi Digital Marketing Menggunakan TikTok Pada UMKM Desa Rawa Panjang

Melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini, UNM menerapkan prinsip Kampus Berdampak—di mana dosen dan mahasiswa turun langsung ke lapangan dan berkontribusi membawa solusi nyata untuk tantangan masyarakat.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tapi juga dari masyarakat. Ketika mereka melihat sendiri dampak dari ilmu yang mereka miliki, itu menjadi pembelajaran yang tidak tergantikan,” tambahnya.

Kolaborasi ini menegaskan peran kampus tidak hanya sebagai pusat ilmu, tetapi juga sebagai motor perubahan sosial-ekonomi yang progresif.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejar Hibah Nasional, Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW

14 Januari 2026 - 16:38 WIB

Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW

Kuliah Tak Lagi Soal IPK, UNM Dukung Program Mahasiswa Berdampak 2026

14 Januari 2026 - 16:10 WIB

UNM Dukung Program Mahasiswa Berdampak 2026

Tak Sekadar Ganti Nama, UNM Ubah Arah Magister ke Informatika Digital

14 Januari 2026 - 11:14 WIB

UNM Ubah Arah Magister ke Informatika Digital

Bidik Mahasiswa Asing, UNM Matangkan Skema PMB WNA Menuju Kampus Digital Bisnis Global

14 Januari 2026 - 09:22 WIB

UNM Matangkan Skema PMB WNA

Perkuat Link and Match, UNM Jajaki Kerja Sama Strategis dengan TP Indonesia

14 Januari 2026 - 09:14 WIB

UNM Jajaki Kerja Sama Strategis
Sedang Tren di Berita